Ekonomi

SMF: Hingga Agustus 2022, Akumulasi Aliran Dana Dari Pasar Modal ke Pasar Pembiayaan Primer Perumahan Tembus Rp83,98 T

SMF: Hingga Agustus 2022, Akumulasi Aliran Dana Dari Pasar Modal ke Pasar Pembiayaan Primer Perumahan Tembus Rp83,98 T
Direktur Keuangan dan Operasional Sarana Multigriya Finansial Bonai Subiakto dalam webinar Mengatasi Backlog Perumahan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga di Jakarta yang digelar Akurat.co dan didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan BP Tapera, Rabu (5/10/2022). (Tangkapan Layar/Andi Syafriadi)

AKURAT.CO, Direktur Keuangan dan Operasional PT Sarana Multigriya Financial (SMF), Bonai Subiakto menyampaikan bahwa sejak SMF berdiri pada tahun 2006 hingga bulan Agustus 2022 lalu total akumulasi aliran dana dari pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan mencapai Rp83,98 triliun.

"Dimana total tersebut berasal dari akumulasi penyaluran pinjaman dan pembelian KPR serta transaksi sekuritisasi," ucapnya dalam webinar Mengatasi Backlog Perumahan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga di Jakarta yang digelar Akurat.co dan didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan BP Tapera, Rabu (5/10/2022).

Lebih lanjut dirinya memaparkan bahwa untuk akumulasi penyaluran pinjaman dan pembelian KPR mencapai Rp71,19 Triliun sedangkan untuk Akumulasi transaksi sekuritisasi sebesar Rp12,79 triliun dengan akumulasi aliran dana kepada penyalur KPR dibandingkan modal yang disetor SMF sebanyak 7,91 kali.

baca juga:

Kemudian jika berbicara mengenai pembiayaan, lanjutnya, skema kami sangatlah berbeda dengan perbankan, dimana perbankan langsung berhubungan dengan masyarakat sedangkan SMF lebih kepada ke Businnes to Businnes (B2B) dimana kliennya para penyalur KPR.

"Dalam skema pembiayaan, SMF sangatlah berbeda dengan perbankan, dimana kalau perbankan mereka langsung berhubungan dengan masyarakat sedangkan kami lebih kepada B2B dimana kliennya para penyalur KPR, skema penyaluran pinjaman ini SMF mendapatkan dari pasar modal dan kami salurkan kepada penyalur KPR dalam bentuk yang kita sebut re-financing," ucapnya. 

Lalu jika kita mengacu kepada Akumulasi dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), lanjutnya, dari tahun 2018 sampai dengan Agustus 2022 mencapai Rp12,2 triliun. Sedangkan untuk unit rumah yang diberi pembiayaan secara kumulatif, jumlah unit rumah yang sudah disalurkan oleh SMF untuk KPR FLPP tembus hingga 345.008 unit.

"Seperti yang diketahui, pada juli 2021 lalu, selain penyaluran pinjaman KPR, kami juga telah bekerjasama dengan permodalan nasional madani (PNM) dalam memberikan akses pembiayaan bagi komunitas perempuan pra sejahtera dan ingin melakukan renovasi rumah yang sekaligus berfungsi sebagai rumah usahanya, dimana total pembiayaan HOME kepada PNM hingga 31 Agustus 2022 sebesar Rp91,89 miliar," tukasnya.[]