Tech

Smartfren Ujicoba Jaringan Internet di MRT Jakarta


Smartfren Ujicoba Jaringan Internet di MRT Jakarta
VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo (kiri), bersama Deputy CEO of Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim (kanan) dalam ujicoba jaringan internet Smartfren dalam Moda Raya Terbaru (MRT), Selasa (9/4), di Jakarta Pusat. (AKURAT.CO/Tria Sutrisna)

AKURAT.CO Operator telekomunikasi Smartfren lakukan ujicoba jaringan internetnya dalam moda raya terpadu (MRT), Selasa (9/4). Kecepatan unduh tertinggi sentuh angka 63,7 Megabyte per second (Mbps).

Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim menjelaskan layanan internet 4G miliknya telah tersedia sepanjang jalur MRT, mulai dari stasiun Bundaran HI hingga Lebak Bulus Grab.

"Smartfren telah hadir di MRT Jakarta, karena kami ingin memberi kenyaman kepada para pelanggan," ujarnya, Selasa (9/4), di Jakarta.

"Kita ingin memberikan layanan yang tidak terputus meski di MRT," imbuh Djoko.

Pada kesempatan yang sama, VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo mengatakan, untuk menyelenggarakan jaringan di MRT, khususnya di bawah tanah atau terowongan, pihaknya menggunakan teknologi leakage cable yang telah disediakan oleh Tower Bersama Group (TBG) selaku mitra provider dari MRT Jakarta.

"Teknologi jaringannya tetap 4G LTE Advance. Hanya saja dari antena Indoor Coverage-nya yang berbeda, kita pakai yang namanya Leakage Cable yang telah dipasang partner TBG, Smartfren hanya suntik sinyal ke BTS," kata Munir.

Djoko menegaskan, layanan internet dalam moda moda kereta cepat tersebut masih sebatas uji coba, sembari menunggu proses negosiasi penyelenggaraan jaringan antara operator telekomunikasi dan pihak MRT selesai.

Namun, Djoko tidak menjelaskan secara pasti berapa lama ujicoba jaringan internetnya berlangsung.

"Di kontrak itu ujicobanya sampai negosiasi selesai, sekarang (negosiasi) tinggal sedikit lagi. Kira-kira satu sampai dua bulan lah ujicobanya," ujar Djoko.

Dalam ujicoba tersebut, tercatat kecepatan internet Smartfren di jalur layang sekitar 63,7 Mbps untuk unduh dan unggah sebesar 4,7 Mbps.

Sementara ketika terowongan bawah tanah kecepatan unduh menurun di angka 53,08 Mbps.

Smartfren Ujicoba Jaringan Internet di MRT Jakarta - Foto 1
kecepatan Internet smartfren MRT. AKURAT.CO/Tria Sutrisna

Munir menuturkan, cukup tingginya kecepatan ketika di bawah tanah berkat penggunaan Leakage Cable dan tidak banyaknya pengguna jaringan smartfren ketika ujicoba.

"Karena kan tadi bawah kita-kita doang yang pakai," jelas Munir.