News

SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat

Peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian


SK PPPK Diharapkan Bisa Naikkan Semangat Penyuluh Pasaman Barat
Penyerahan SK PPPK

AKURAT.CO Para penyuluh pertanian yang telah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diharapkan bisa bertambah semangatnya untuk meningkatkan pertanian. Khususnya di Pasaman Barat yang menjadi lokasi IPDMIP.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peran penyuluh sangat diharapkan dalam pertanian.

"Penyuluh adalah pendamping, penyuluh juga yang memastikan produksi pertanian bisa terus berjalan. Oleh karena itu, peningkatan status ini harus membuat penyuluh semakin semangat," katanya.

baca juga:

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Sehingga perannya benar-benar penting, khususnya untuk membantu petani," katanya.

Di Pasaman Barat, sebanyak 18 orang THL TB Penyuluh Pertanian dan 4 orang petugas perkebunan menerima SK PPPK, 15 Februari 2021, di Balerong Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat. SK PPPK diserahkan langsung Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Kepala BKPSDM, Inspektorat, Kepala DPKD, dan Kepala OPD lainnya. Sebanyak 269 orang PPPK di Kabupaten.

Pasaman Barat yang terdiri dari Tenaga Kesehatan, Guru dan Penyuluh Pertanian menerima SK Pengangkatan PPPK. Penyuluh Pertanian yang menerima SK PPPK sebanyak 6 orang yang diangkat sebagai Penyuluh Pertanian Ahli Pertama, 12 orang sebagai Penyuluh Pertanian Pelaksana Terampil yang ditempatkan di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat merupakan mantan THL TB PP angkatan tahun 2007 dan 2009.

Selebihnya ada 4 orang petugas perkebunan yang diangkat sebagai tenaga fungsional penyuluh pertanian di Dinas Perkebunan Pasaman Barat. Bupati Yulianto berpesan kepada PPPK yang telah menerima SK agar dapat terus bekerja secara maksimal sesuai dengan tupoksinya, apalagi kepada Penyuluh Pertanian PPPK ini.

"Terimakasih telah menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Pasaman Barat, terutama pada saat Pandemi Covid 19 ini, hal ini berkat dukungan pendampingan dan pengawalan penyuluh pertanian Pasaman Barat masih bisa surplus pada komoditi padi, juga adanya percepatan tanam padi di Nagari Talu menjadi dua kali tanam setahun. Semoga dengan perubahan status ini tetap semangat sebagai pejuang pangan," katanya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu