Tech

6 Situs Untuk Cek Kebocoran Data Di Internet, Coba Dan Lindungi Datamu!

6 Situs Untuk Cek Kebocoran Data Di Internet, Coba Dan Lindungi Datamu!
Ilustrasi situs untuk cek kebocoran data (Pexels)

AKURAT.CO, Situs untuk mengecek kebocoran data ini penting untuk kamu ketahui. Sebab, maraknya kasus kebocoran data pribadi di internet sangat rawan untuk disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. 

Data kamu yang bocor di internet bisa digunakan untuk aksi teror, pinjaman online, scamming, hingga pencurian aset uang dalam rekening. Tak sedikit pula kasus kebocoran data yang telah terjadi di Indonesia, beberapa kali tersebar dan diperjualbelikan bebas di internet.

Menurut laporan dari data perusahaan keamanan siber Surf Shark, Indonesia masuk 10 besar negara dengan jumlah kasus kebocoran data terbanyak di internet, ada 1,4 juta akun yang mengalami kebocoran selama kuartal II 2022. Jumlah itu naik 143 persen dari kuartal I 2022 sebanyak 430,1 ribu akun.

baca juga:

Untuk memastikan kebocoran data tersebut, kamu bisa mengakses situs untuk cek kebocoran data di bawah ini.

Situs untuk cek kebocoran data

Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (20/1/2023) situs untuk cek kebocoran data pribadi di internet adalah sebagai berikut:

1. Periksa Data 

Situs untuk cek kebocoran data yang satu ini berasal dari Indonesia alias buatan lokal. Pembuatnya adalah pendiri Komunitas Ethical Hacker, Teguh Aprianto. Melalui situs ini, kamu bisa cek kebocoran data pribadi dengan menggunakan email maupun nomor telepon.

Untuk masing-masing situs pengecekan melalui email dan nomor telepon berbeda ya, jika kamu ingin mengecek melalui email silahkan kamu akses https://periksadata.com dan jika ingin mengecek melalui nomor telepon kamu bisa mengakses https://periksadata.com/simcardkominfo.

Caranya cukup mudah, kamu tinggal memasukkan email atau nomor telepon pada kolom yang tersedia. Situs itu akan langsung memberikan informasi mengenai data milik kamu, apakah pernah bocor atau tidak. Situs ini juga akan memberi informasi data milik kamu apa saja yang bocor, misalnya email, jenis kelamin, nama lengkap, password hingga tanggal lahir.

2. Have I Been Pwned?

Have I Been Pwned (HIBP) merupakan situs populer yang mengumpulkan data-data yang berasal dari berbagai kejadian peretasan. Kamu bisa mengecek apakah emailmu ada dalam database peretasan tersebut. Database yang dipakai HIBP juga bisa diakses lewat situs lain.

Cara cek kebocoran data melalui laman Have I Been Pwned?:

  • Buka situs https://haveibeenpwned.com.
  • Masukkan email dan klik "pwned?".
  • Tunggu proses selesai dan akan muncul keterangan mengenai data pribadi kamu pernah bocor atau tidak.
3. DeHashed

DeHashed menyediakan layanan pengecekan data pribadi yang bocor di internet dengan model berbayar. DeHashed tidak hanya bisa memeriksa apakah email kamu bocor atau tidak, situs untuk cek kebocoran data ini juga memungkinkan kamu mengetahui apakah identitas nama kamu muncul di daftar yang diretas.

Selain itu, kamu juga dapat melihat kata sandi berada di daftar akun mana saja. Akan tetapi untuk akses yang lebih mudah, kamu harus berlangganan di situs ini.

4. Firefox Monitor

Kamu bisa cek kebocoran data pribadi menggunakan situs milik Mozilla Firefox yang diberi nama Firefox Monitor. Caranya yakni dengan memasukkan email kamu. Berikut cara cek kebocoran data pribadi melalui Firefox:

  • Buka situs monitor.firefox.com di browser kamu.
  • Masukkan email dan klik "Check for Breaches".
  • Setelah itu akan muncul apakah data pribadi kamu bocor di internet atau tidak.

Di situs ini, kamu juga bisa langsung melakukan pengecekan ke akun secara spesifik. Tinggal pilih navigasi "Breaches" di sebelah "Home", kemudian kamu bisa melihat kebocoran-kebocoran yang dialami oleh layanan digital mulai dari e-commerce hingga dompet digital.

5. Avast

Avast merupakan situs keamanan internet lintas platform untuk Microsoft Windows, macOS, Android dan iOS. Pencipta layanan perlindungan siber alias antivirus ternama Avast juga memiliki platform untuk mengecek apakah alamat email bocor dan digunakan di situs lain. 

Melalui situs untuk cek kebocoran data ini, kamu bisa mengecek kebocoran data di internet dengan mudah dan mendapatkan laporan berapa kali password dan email bocor. Avast juga menginformasikan email kamu yang bocor saat terhubung dengan situs apa saja, misalnya Gmail hingga berbagai layanan e-commerce.

Dengan tampilan UI dan petunjuk pemakaian yang baik, kamu bisa memanfaatkan situs ini dengan gampang. Cara cek kebocoran data menggunakan Avast:

  • Buka situs resmi Avast di avast.com/hackcheck.
  • Masukkan email pada kolom yang tersedia.
  • Klik "Check Now" dan tunggu hasilnya.
6. Kolom Pencarian Google

Selain email dan nomor telepon, NIK atau nomor KTP juga seringkali digunakan sebagai syarat administrasi. Mulai dari registrasi nomor telepon hingga urusan perbankan. Nomor Induk Kependudukan (NIK) sendiri adalah nomor identitas penduduk yang memiliki keunikan tersendiri, bersifat tunggal, dan melekat seumur hidup (selama masih menjadi Warga Negara Indonesia).

Tentu akan sangat berbahaya jika data NIK ini bocor. Langkah mudah mengetahui NIK kamu bocor di internet atau tidak bisa dengan memanfaatkan Google. Caranya:

  • Ketik NIK kamu di kolom pencarian Google dengan diberi tanda kutip di depan dan belakang angka. Contoh: "0123456789101112".
  • Setelah itu Google akan menampilkan hasil dari pencarian dengan angka tersebut. 
  • Jika NIK kamu ditemukan, berarti data pribadi kamu sudah bocor di internet dan sebaliknya.

Semoga dengan situs untuk cek kebocoran data, kamu bisa segera mengetahui kebocoran datamu dan langsung bisa mengamankannya dengan mengubah password dan melakukan verifikasi 2 langkah. Semoga bermanfaat.