News

Situasi Terkini di Markas SCBD Dukuh Atas

Situasi Terkini di Markas SCBD Dukuh Atas
Mobil berhenti menunggu sesi foto model di catwalk Citayam Fashion Week Dukuh Atas (Badri/Akurat.co)

AKURAT.CO, Markas remaja SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok) di Dukuh Atas perlahan-lahan mulai sepi. Pengunjung tak lagi membludak seperti sebelum-sebelumnya.

Area zebra cross yang biasanya digunakan untuk catwalk model jalanan tampak lebih lengang. Hanya terlihat beberapa orang yang masih lenggak-lenggok di atas zebra cross itu.

"Sepi banget. Soalnya baru kemarin ditertibkan," ujar Luqman, salah satu pengunjung SCBD asal Bedahan, Depok, Jumat (29/7/2022). 

baca juga:

Kesepian yang menghantui Dukuh Atas karena mulai intensnya petugas lintas sektor memelototi area Dukuh Atas.

Teranyar, petugas Dishub DKI Jakarta memasang barier di sisi kiri dan kanan zebra cross. Sisi kiri sepanjang 10 meter. Sisi kanan 10 meter. Barier itu di pasang di dua sisi ruas jalan. Pengunjung kini hanya bisa berbagi ruang jalan dengan pejalan kaki, pemilik mutlak zebra cross. 

Petugas juga tak jeda mengumumkan agar aktivitas di lintasan Citayam Fashion Week tak mengganggu pengguna jalan. Baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan. Setiap 10 menit, petugas melakukan itu dengan menggunakan pengeras suara. 

"Kalau mau foto-foto itu di trotoar, bukan di tengah jalan. Membahayakan," ujar seorang petugas melalui pengeras suara dari mobil polisi yang disiagakan di sana. 

"Pasang beginian (barier) kan tujuannya biar nggak numpuk di dekat zebra cross. Biar orang nggak mondar-mandir di area zebra cross yang bikin macet jalanan," kata Aldin, warga Kodja, Tanjung Priok di lokasi yang sama. 

Keseruan para remaja dan anak muda di Dukuh Atas itu juga belakangan disorot luas. Banyak faktor jadi pemicu kesepian area itu. Mulai dari sampah berserakan, pengunjung tidur di perlintasan pejalan kaki menuju stasiun, parkir liar, penyusupan kelompok LGBT, ancaman-ancaman dari warga setempat hingga kemacetan akut yang membuat para konten kreator menuai kritik tajam dan meluas. 

"Mungkin itu yang bikin pengunjung takut karena pas ribut-ribut kemarin itu kan viral. Orang jadi malas datang," kata Aldin. 

Pemprov DKI memang pernah menjanjikan relokasi tempat manggung remaja SCBD. Dua di antara tempat yang disiapkan itu yakni silang Monas dan pelataran pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan Thamrin. Namun hingga kini, rencana itu masih sebatas wacana yang bergulir di ruang publik.[]