Tech

Sinyal 3G di Indonesia Akan Dihapus? Ini Penjelasan Kominfo

Sinyal 3G didapat dan dinikmati masyarakat Indonesia, sejak 2006 silam


Sinyal 3G di Indonesia Akan Dihapus? Ini Penjelasan Kominfo
Ilustrasi jaringan internet. (pixabay.com/admc)

AKURAT.CO, Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tengah melakukan kajian yang mendalam terkait rencana penghapusan sinyal 3G di seluruh Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menyampaikan bahwa, kajian penghapusan sinyal 3G ini dilakukan dengan mempertimbangkan penyediaan sinyal 4G dan kepentingan pengguna layanan.

"Yang menjadi pertimbangan kita setidaknya ada dua hal. Pertama adalah kita sudah memastikan wilayah-wilayah layanan telekomunikasi itu sudah teraliri akses internet 4G. Setelah itu, baru kita bisa melakukan penghapusan 3G. Yang kedua pertimbangannya adalah pertimbangan kepentingan masyarakat secara umum," ujar Dedy, dilansir dari laman Kementerian Kominfo. 

baca juga:

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa, kajian yang dilakukan untuk kebijakan penghapusan 3G juga perlu menetapkan mekanisme kebermanfaatan layanan tersebut di tengah masyarakat.

Karena harus mempertimbangkan kepentingan secara umum, pihaknya perlu menetapkan  mekanisme yang tidak merugikan pengguna sinyal 3G.

Termasuk juga tidak merugikan pengguna layanan seluler jaringan ini.

Kementerian Kominfo menyatakan, pihaknya belum dapat memastikan deadline atau batas waktu untuk penghapusan jaringan 3G secara total.

Hal ini berkaitan dengan dua prinsip yang sedang dikaji oleh mereka. 

"Terkait dengan deadline penghapusan 3G, sekali lagi dengan dua pertimbangan yang saya sampaikan tadi, maka kita menunggu hasil kajian dari tim internal di Kominfo. Hasil kajian itulah yang akan menentukan kapan eksekusi kebijakan ini akan dilakukan," papar Dedy.

Dedy juga mengatakan bahwa, koordinasi dengan operator seluler dan keharusan untuk melakukan penghapusan 3G pun tetap mempertimbangkan dua prinsip tersebut. Agar tidak merugikan pengguna sinyal 3G.

"Jadi dua pertimbangan tadi yang menjadi fokus Kementerian Kominfo. Jangan sampai merugikan pengguna di level masyarakat dan yang kedua kita sudah memastikan 4G-nya sudah masuk disitu. Perkara nanti kita akan melakukan komunikasi dengan opsel (operator seluler) dengan cara sepeti apa, itu tergantung hasil kajian yang kita lakukan," pungkas Dedy.

Sinyal 3G sendiri pertama kali didapat dan dinikmati masyarakat Indonesia, sejak tahun 2006 silam.

Memiliki kecepatan data untuk lokal mencapai 2 Mbps dan 384 kbps untuk wide area access memungkinkan para pengguna berselancar dengan cukup nyaman. 

Akan tetapi, seiring pesatnya perkembangan teknologi, muncullah beberapa jaringan baru seperti 4G dan 5G.

Jaringan 4G tentunya memiliki kecepatan lebih unggul karena frekuensi band yang jauh lebih unggul dibandingkan para pendahulunya. Begitupun dengan Jaringan 5G.[]