Ekonomi

Sinergi dengan PII, LPEI Klaim Perluas Jangkauan Penjaminan Pelaku Usaha

Sinergi dengan PII, LPEI Klaim Perluas Jangkauan Penjaminan Pelaku Usaha
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memfasilitasi UKM binaan dan nasabah UKM untuk bertemu dengan calon pembeli di acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2018. (Humas Eximbank)

AKURAT.CO Pemerintah mengklaim terus mendorong langkah untuk memulihkan ekonomi nasional di tengah pandemi. Salah satunya melalui Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yaitu Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII. 

Kedua SMV Kementerian Keuangan ini menandatangani Perjanjian Kerja Sama terkait Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Korporasi. 

Dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (16/2/2021), kerja sama kedua SMV merupakan implementasi dukungan terhadap Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 43 Tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah no 23 tahun 2020 serta sejumlah peraturan pelaksana antara lain PMK 98/PMK.08/2020 tentang “Program Penjaminan Pemerintah kepada pelaku usaha Korporasi”.

baca juga:

Penjaminan Pemerintah tersebut diberikan atas penyaluran kredit modal kerja kepada pelaku usaha Korporasi yang terdampak Covid-19 dan memiliki kriteria kegiatan usaha berorientasi ekspor dan/atau padat karya, dengan tujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Secara lebih spesifik, sesuai dengan ketentuan dalam PMK 98/2020 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 599/KMK.08/2020 tentang Penugasan Kepada LPEI dalam melaksanakan Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi dalam rangka pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional, serta Keputusan Menteri Keuangan Nomor 522/KMK.08/2020 tentang Penugasan Kepada PII dalam melaksanakan Penjaminan Bersama dengan LPEI, LPEI dapat melakukan Penjaminan bersama dengan PT PII, untuk sektor dan badan usaha yang tidak dapat diberikan penjaminan oleh LPEI secara sendiri.

Direktur Eksekutif LPEI, Daniel James Rompas menyampaikan, sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan, LPEI bersama PT PII melakukan kolaborasi sehingga memperluas sektor yang dapat menggunakan Fasilitas Penjaminan Pemerintah untuk Korporasi Padat Karya ini.

“Kami berharap dengan adanya Penjaminan Bersama antara LPEI dan PT PII, pelaku usaha yang terdampak Covid-19, baik yang berorientasi ekspor maupun non ekspor dapat memperoleh tambahan modal kerja dari perbankan sehingga dapat mempertahankan aktivitas usahanya,” ujar D. James Rompas.

Sementara Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo menyampaikan bahwa Penjaminan Pemerintah oleh LPEI dan PT PII ini khusus diberikan untuk sektor usaha yang tidak dapat dilakukan penjaminan secara sendiri oleh LPEI. 

Dengan makin luasnya sektor usaha yang dapat diberikan penjaminan, diharapkan program penjaminan pemerintah dapat memberikan dukungan kepada pelaku usaha dengan menurunkan tingkat risiko perbankan sehingga menjaga dan meningkatkan penyaluran pinjaman kepada para pelaku usaha yang terdampak pandemik Covid-19.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu