News

Sinergi dengan BI Institute, Kamrussamad Luncurkan Buku Le’Parle Covidnomics Karya 23 Tokoh

Le’Parle Covidnomics mengangkat cerita perjuangan merumuskan kebijakan keuangan negara dan industri keuangan dalam atasi krisis akibat Covid-19


Sinergi dengan BI Institute, Kamrussamad Luncurkan Buku Le’Parle Covidnomics Karya 23 Tokoh
Bedah buku Le'Parle Covidnomics (SCREEN SHOOT)

AKURAT.CO Berawal dari kegelisahan mencari referensi tentang Flu Spanyol pada tahun 1918 yang sulit ditemukan, pada awal Maret 2020, Kamrussamad menginisiasi hadirnya sebuah buku inspiratif yang mengulas terkait perumusan kebijakan moneter, fiskal, mikroprudensial yang tepat dalam menghadapi dampak Covid-19.

Hingga semua ia kumpulkan dalam sebuah buku yang diberinama Le'Parle Covidnomics. Buku ini mengangkat cerita perjuangan merumuskan kebijakan keuangan negara dan industri keuangan dalam atasi krisis akibat Covid-19

Ada tiga sudut pandang dalam kompilasi pemikiran buku ini yaitu, pengamat, birokrat dan politisi. 

Kamrussamad selaku penulis buku Le’Parle Covidnomics menegaskan, adanya sejumlah orang yang berpikir keras dalam menanggulangi Covid-19 yang ada di Indonesia.

“Jadi saya berusaha merekam kembali pemikiran dan tindakan brilian yang lahir di zaman pandemi Covid-19 dari para tokoh-tokoh dalam buku ini. Inilah sejarah peradaban manusia zaman pandemi covid,” kata Kamrussamad dalam keterangan pers, Sabtu (24/7/2021).

Melalui buku ini, Kamrussamad sekaligus menjawab keterbatasan referensi peristiwa Flu Spanyol 1918, agar ke depan tersedia literasi bagi generasi muda Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan Indonesia di masa depan. 

Kemudian Bank Indonesia Institute bekerjasama Penulis dan Penerbit Kompas Gramedia untuk membahas permulaan pandemi masuk ke Indonesia. Mulai dari penyebaran di Nusantara, adanya pulau khusus untuk merawat pasien Covid yaitu di Pulau Natuna, hingga tidak ada yang kebal dari Covid-19.

Dalam buku ini dijelaskan juga, untuk mengatasi dampak negatif di bidang kesehatan dan ekonomi, pemerintah telah menempuh berbagai hal. Salah satu langkah terobosan paling penting yang ditempuh adalah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan Stabilitas Sistem Keuangan.

Dalam buku ini juga ditegaskan dampak ekonomi tidak hanya di Tanah Air melainkan di seluruh dunia. Bahkan virus ini juga sempat diremehkan di Brazil dan beberapa negara lainnya. Semuanya diceritakan dalam buku setebal 220 halaman ini.

"Jadi akan banyak masyarakat dunia yang meremehkan virus ini pada awalnya, hingga akhirnya berdampak pada keseimbangan ekonomi," tegas Kamrussamad. 

Dalam buku ini juga dilahirkan pemikiran bagaimana menghadapi pandemik khususnya pemulihan ekonomi. Bahkan penulis juga menegaskan, ada beberapa negara yang berhasil mengatasi pandemik hingga ekonominya juga sudah mulai stabil.

Dalam buku ini juga dituliskan bagaimana menghadapi dan keluar dari krisis ekonomi yang melanda. Mulai dari penyelamatan dunia pariwisata, mengamankan sektor ril dan daya beli, hingga bagaimana mengurangi rumah tangga miskin. 

Hadir dalam Peluncuran & Bedah Buku LE PARLE COVIDNOMICS Putri Anetta Komaruddin (Anggota DPR RI), Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Deputi Gubenur Bank Indonesia Doni Joewono, Kepala BI Institute Solikhin Jahro, Erwin Haryono Kepala Dept Komunikasi BI, GenBI, Dosen, akademisi serta Pelaku usaha. Dihadiri 712 Peserta dari Seluruh Indonesia termasuk Perwakilan BI New York.[]