News

Sindir Yusril yang Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko, Imelda Sari: Ini Soal Hukum atau Politik?

Imelda Sari seolah menyesalkan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum empat kader Demokrat kubu Moeldoko .


Sindir Yusril yang Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko, Imelda Sari: Ini Soal Hukum atau Politik?
Politisi Partai Demokrat Imelda Sari (Twitter/@isari68)

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrat Imelda Sari seolah menyesalkan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum empat kader Demokrat kubu Moeldoko  dan berencana mengguggat AD/ART partainya ke Mahkamah Agung.

"Bang YIM membela Moeldoko? Padahal Bang YIM, pendiri Partai tahu, Partai adalah organisasi yang diatur AD ART. Bukan hanya Parpol yang diatur UU Parpol, tetapi setiap organisasi diatur AD ART masing-masing," kata Imelda dari akun Twitter @isari68 yang dikutip pada Jumat (24/9/2021).

Imelda menegaskan bahwa Partai Demokrat yang sah bukan komunitas. "Apalagi seperti kelompok yang gagal KLB oleh KSP," sindirnya.

Kata dia, Yusril menyatakan ini murni semata urusan hukum. Padahal Yusril tahu ini kegagalan kelompok yang melakukan KLB.

"Untuk mengambil alih @PDemokrat yang dipimpin @AgusYudhoyono yang tercatat di lembaran negara di Kumham. Jadi ini soal hukum atau politik?" tanya dia.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra membenarkan dirinya menjadi menjadi kuasa hukum dan kantor hukumnya IHZA&IHZA LAW FIRM SCBD-BALI OFFICE, mewakili empat orang dari Partai Demokrat kubu Moeldoko yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung.

Ini terkait uji formil dan materil Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Yusril mengatakan langkah menguji formil dan materil AD/ART Parpol merupakan hal baru dalam hukum Indonesia. Keduanya mendalilkan Mahkamah Agung berwenang menguji AD/ART parpol karena AD/ART dibuat oleh sebuah parpol atas perintah undang-undang dan delegasi yang diberikan Undang-Undang Partai Politik.[]

Lihat Sumber Artikel di Populis Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Populis. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Populis.