Ekonomi

Simbiosis Mutualisme, BRI Dukung UMKM Dalam Penyaluran Stimulus KUR

Antisipasi itu dilakukan dengan mengendalikan Non Performing Loan (NPL) yang mana apabila pertumbuhan kredit tinggi maka harus disesuaikan

Simbiosis Mutualisme, BRI Dukung UMKM Dalam Penyaluran Stimulus KUR
Division Head Sales for Small Business and Medium Business Bank BRI Setiyarta (Tangkapan Layar)

AKURAT.CO Division Head Sales for Small Business and Medium Business Bank BRI Setiyarta mengatakan bahwa pihaknya dari Bank BRI terus mengantisipasi tingginya pertumbuhan kredit dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Setiyarta mengungkapkan bahwa antisipasi itu dilakukan dengan mengendalikan Non Performing Loan (NPL) yang mana apabila pertumbuhan kredit tinggi maka harus disesuaikan sehingga Bank dan UMKM bisa sama-sama saling menghasilkan, sehingga tidak ada yang mendapat kerugian satu sama lain.

"Pertumbuhan kredit itu juga kita anitsipasi agar NPL itu terkendali, dengan tekanan inflasi dan pertumbuhan kredit yang juga tinggi, itu kita kendalikan NPL supaya tidak menggerus biaya dari Bank sehingga bisa menghasilkan baik dari UMKM dan juga dari Bank itu sendiri," jelasnya.

baca juga:

Kemudian, ia berkaca pada pertumbuhan kredit pada dua tahun terakhir, yang mana pertumbuhan secara nasional sendiri dalam penyaluran kredit berada diatas 10 persen.

Pertumbuhan kredit ini juga menjadi positif karena kebijakan pemerintah yang terus mendukung UMKM untuk mendapatkan stimulus tambahan. Bank BRI dengan ini menangkap dan bersinergi dengan pemerintah supaya stimulus yang diberikan oleh pemerintah bisa memberikan keuntungan bagi UMKM.

"Adanya tekanan inflasi itu kemudian muncul kebijakan pemerintah soal stimulus UMKM. Hal itu sudah sangat mendukung dengan ditangkapnya stimulus disampaikan oleh pemerintah yang langsung kita tangkap dan kita sinergikan supaya stimulus itu sampai ke masyarakat dan memberikan keuntungan di UMKM itu sendiri," pungkas Setiyarta.

Pemerintah memberikan stimulus kepada UMKM sebesar Rp333 triliun dimana Bank BRI sebagai bank yang menyalurkan kredit mendapatkan Rp60 triliun untuk disalurkan. Diharapkan bantuan ini UMKM bisa tetap bertumbuh dan terus memberikan kinerja yang baik.

"Di tahun 2022 ini penyaluran KUR ditargetnya Rp333 triliun, dimana BRI sendiri ada di Rp60 triliun yang akan disalurkan," ungkapnya.

Selain itu, Setiyarta juga mengungkapkan UMKM juga terkadang lupa untuk menyisihkan laba pendapatan yang didapat dan tidak ditabung, padahal apabila pelaku usaha tersebut melakukan perhitungan dengan baik dan benar, maka UMKM tersebut tidak akan menghamburkan uangnya dengan sia-sia.