Lifestyle

Simak Syarat dan Cara Daftar Mendapatkan Vaksin Booster

Lalu, bagaimana cara mendapatkan vaksin booster? Apa saja syarat vaksin booster?


Simak Syarat dan Cara Daftar Mendapatkan Vaksin Booster
Tenaga kesehatan memeriksa warga yang mengantre vaksinasi booster Covid-19, di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (17/1/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pemerintah memperkirakan puncak gelombang kenaikan kasus Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret. Hal ini merupakan dampak dari kenaikan kasus Omicron yang terjadi di seluruh dunia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merinci mayoritas kenaikan kasus Omicron di dunia terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat dan singkat, berkisar antara 35 hingga 65 hari.

“Di Indonesia kita mengidentifikasi kasus pertama pada pertengahan Desember, tapi kasus mulai naiknya di awal Januari. Kita hitung antara 35-65 hari akan terjadi kenaikan yang cukup cepat dan tinggi. Itu yang memang harus dipersiapkan oleh masyarakat,” ujar Budi dalam keterangan pers yang digelar di Jakarta, dikutip pada Senin (17/01).

baca juga:

Wilayah DKI Jakarta dan Bodetabek diperkirakan menjadi daerah pertama yang akan mengalami lonjakan kasus. Mengingat dari hasil identifikasi Kemenkes, mayoritas transmisi lokal varian Omicron terjadi di DKI Jakarta, dan diperkirakan dalam waktu dekat juga akan meluas ke wilayah Bodetabek. Mengingat secara geografis daerah-daerah tersebut berdekatan dan mobilitas masyarakatnya sangat tinggi.

“Kami juga sampaikan bahwa lebih dari 90% transmisi lokal terjadi di DKI Jakarta, jadi kita harus siapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi varian Omicron, dan kita harus sudah memastikan bisa menangani dengan baik,” terangnya.

Menkes juga menyebutkan vaksinasi booster akan menjadi fokus pemerintah. Menurutnya cakupan vaksinasi booster di wilayah Jabodetak akan dikebut untuk meningkatkan dan mempertahankan kekebalan tubuh dari ancaman penularan varian Omicron.

“Selain prokes dan surveilans, juga dipastikan semua rakyat DKI Jakarta dan Bodetabek akan dipercepat vaksinasi boosternya, agar mereka siap kalau gelombang Omicron nanti naik secara cepat dan tinggi,” ucapnyanya.

Seperti diketahui, pemerintah melanjutkan program vaksinasi lanjutan, yaitu vaksin booster, untuk masyarakat umum mulai 12 Januari 2022.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan vaksin booster? Dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, berikut adalah cara mendaftar untuk dapatkan vaksinasi booster melalui website atau aplikasi PeduliLindungi.