Ekonomi

Simak Nih! Langkah Aman Tak Keliru Berbelanja di Marketplace

Kehadiran marketplace di era digital adalah suatu kemudahan yang menguntungkan. Sayangnya, kita harus selalu waspada saat bertransaksi dengan metode ini.

Simak Nih! Langkah Aman Tak Keliru Berbelanja di Marketplace
Ilustrasi belanja online (Pexels)

AKURAT.CO, Pandemi memaksa masyarakat untuk cepat beradaptasi dengan teknologi digital. Kini setelah dua tahun lebih masyarakat sudah terbiasa dengan gaya hidup serba digital, bahkan untuk transaksi keuangan yang dulunya memiliki risiko tinggi.

Untuk menanggapi perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. 

"Sama dengan ruang nyata kini kejahatan berpindah ke ruang digital. Seperti beredarnya konten negatif, hoaks, ujaran kebencian, penipuan, pencurian data, aksi terorisme, dan pornografi," kata Dosen Praktisi Program Magister UNAIR dan HR Profesional, Rovien Aryunia saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (11/8/2022), dalam keterangan tertulis yang diterima.

baca juga:

Dia mengatakan, masyarakat perlu beradaptasi dan cakap digital dengan kondisi tersebut agar bisa melindungi dirinya dari hal-hal negatif di internet. 

Rovien pun mengingatkan, bahwa setiap orang harus etis di ruang digital, sebab penggunanya ada jutaan hingga milyaran warga digital dengan perbedaan kultural. 

Bahkan interaksi di dalamnya juga melintasi batas geografis sehingga akhirnya juga melahirkan standart baru dalam hal etika. Termasuk salah satunya dalam transaksi online seperti berbelanja yang kini juga menggunakan platform digital. 

"Etika dalam transaksi online meliputi mendaftar dulu dalam platform terkait, mengenali dengan baik seluk beluk fitur yang tersedia, serta memastikan transaksi daring aman," tambah Dosen Universitas Tulungagung, Mokhamad Eldon di kesempatan yang sama.

Baik pembeli atau penjual harus memastikan keamanan transaksi, sebagai pembeli sebaiknya mengecek terlebih dulu riwayat pembelian sebelumnya. Kemudian sebagai penjual tentunya harus beretika saat menjawab pertanyaan penjual dan memberikan respons terkait apabila ada komplain pengiriman. Dalam memberikan ulasan, pembeli pun harus memiliki tata kesopanan karena apa yang ditulis juga bisa dibaca pengguna lainnya.

Adapun, program Makin Cakap Digilal didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi