Tech

Simak Nih! Cara Mengecek Kebocoran Data Pribadi secara Online

Kebocoran terjadi dalam jumlah besar dan melibatkan data sensitif masyarakat


Simak Nih! Cara Mengecek Kebocoran Data Pribadi secara Online
Ilustrasi data pribadi (Dok. Kaspersky)

AKURAT.CO, Maraknya insiden kebocoran data pribadi akhir-akhir ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat pengguna platform. Hal itu lantaran kebocoran terjadi dalam jumlah besar dan melibatkan data sensitif masyarakat.

Sebut saja kebocoran 279 juta data peserta BPJS Kesehatan, 91 juta data pengguna aplikasi e-commerce Tokopedia, hingga teranyar sebanyak 2 juta data nasabah BRI Life. Kebocoran data tersebut lantas menimbulkan pertanyaan, apakah data kita termasuk yang bocor ?

Untuk mengeceknya, Anda bisa menggunakan platform pengecekan Monitor Firefox. Platform ini menggunakan alamat email Anda untuk mendeteksi apakah Anda termasuk dalam kebocoran data daring.

Pengecekan ini bisa mendeteksi kebocoran data publik yang terjadi sejak 2007. Pencarian dasar ini akan memunculkan sebagian besar kebocoran data, tetapi tidak termasuk kebocoran berisi informasi pribadi yang sensitif.

Berikut cara menggunakan Monitor Firefox dilansir dari CNET :

1. Untuk memulai, buka halaman monitor.firefox.com

2. Masukkan alamat email dan klik Periksa Pelanggaran Data. Jika email tersebut merupakan bagian dari pelanggaran yang diketahui sejak tahun 2007, Monitor akan menunjukkan kepada Anda di platform apa saja data Anda telah mengalami kebocoran, lengkap dengan informasi waktu kejadian serta data apa saja yang bocor.

3. Di bawahnya, klik "Lebih lanjut tentang pembobolan ini" untuk mengetahui lebih detail lagi data apa saja yang bocor, dan apa yang harus dilakukan, seperti memperbarui kata sandi Anda.

Anda juga dapat mendaftar agar Monitor memberi tahu Anda jika email Anda terlibat dalam pelanggaran data di masa mendatang. Monitor memindai alamat email Anda terhadap pelanggaran data yang ditemukan dan memberi tahu Anda jika Anda terlibat.

1. Di bagian bawah halaman Monitor Firefox, klik tombol "Mendaftar untuk Alerts".

2. Masukan alamat email dan klik "lanjutkan"

3. Isi data, lalu klik "buat akun"

4. Masukan kode verifikasi yang masuk di email

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha menyoroti maraknya insiden kebocoran data yang dialami masyarakat akhir-akhir ini.

Pratama menegaskan edukasi sangatlah penting. Pemerintah menurutnya belum menempatkan edukasi soal bagaimana berkehidupan di intenet yang baik. Ia menilai hal itu semestinya dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan.

"Harusnya berpikir bahwa terlalu banyak potensi ancaman siber yang ada dibandingkan dengan kemanfaatan yang ada. Kalo kita gak ngerti bagaimana kita bisa hidup di ruang siber dengan benar," ujarnya saat berbincang bersama Akurat.co baru-baru ini.

Pratama seraya mengingatkan bahwa kondisi ruang siber di Indonesia belum baik-baik saja mengingat maraknya kebocoran data pribadi masyarakat. 

Pratama lantas mengimbau adanya koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan siber di Indonesia, seperti BSSN, BIN dan Polri.

"Kalau sekarang kan enggak, jalan sendiri-sendiri aja. Koordinasi diantara pemerintah menjadi hal yang utama," pungkas Pratama.