Ekonomi

Simak Baik-baik, Ini 5 Keuntungan Jika Milenial Terjun ke Dunia Pertanian

Pada umumnya milenial ragu-ragu masuk dalam dunia pertanian dengan berbagai alasan. Berikut ini alasan kenapa milenial harus terjun ke dunia bisnis pertanian.


Simak Baik-baik, Ini 5 Keuntungan Jika Milenial Terjun ke Dunia Pertanian
Petani menanam benih padi di area persawahan seluas satu hektar di jalan Batuhulung, Balumbang Jaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/12). Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi akan menyebar 3.000 benih padi varietas unggul baru pada 2018 mendatang, jumlah itu jauh lebih besar dibanding benih padi yang diproduksi pada 2017 yakni hanya 400 ton. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww/17.)

AKURAT.CO Pada umumnya para milenial kita ragu-ragu masuk dalam dunia pertanian dengan berbagai alasan. Bagaimana tidak pertanian memang menjadi jenis bisnis berisiko tinggi, karena sifatnya musiman dan berpotensi gagal panen.

Harga jual pertanian yang fluktuatif membuat bisnis ini lumayan sulit dijalankan. Namun sebenarnya bisnis pertanian itu sangat menjanjikan jika ditekuni dengan tepat. Selain itu, jenis pertanian tidak akan pernah mati karena merupakan bahan baku penting baik rumah tangga ataupun produksi.

Untuk itu, berikut ini alasan kenapa milenial harus terjun ke dunia bisnis pertanian:

1. Selalu Ada Pembeli
Produk-produk agribisnis selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Mulai dari beras, sayur-sayuran, sampai buah-buahan adalah kebutuhan utama manusia. Jadi tenang aja, asal hasil pertaniannya bagus pasti ada yang membeli. Bisa dijual secara langsung ke perorangan, supermarket, atau pedagang di pasar.

2. Berkontribusi Besar terhadap Lapangan Pekerjaan
Di dalam industri pertanian ada banyak profesi-profesi yang terlibat di dalam proses produksinya. Mulai dari petani, tim pemasaran, kurir, dan masih banyak lagi.

Kalau kamu memutuskan untuk terjun ke bisnis ini, maka kamu turut berkontribusi membuka lapangan kerja, dan mengurangi angka pengangguran.

3. Modal Kecil atau Besar Tak Masalah
Terjun ke dalam pertanian saat ini, sebenarnya tidak juga butuh modal besar seperti menanam padi atau jagung. Hortikultura relatif lebih kecil modalnya dan memiliki pasaran yang lebih besar menjadi jenis pertanian yang cukup menjanjikan.

Selain itu, dalam menuntut ilmu pertanian kita tidak perlu modal sekolah, bahkan hanya membaca di internet dan praktik kecil, kita bisa menjadi petani yang andal.

4. Lahan Bukan Keterbatasan
Pertanian yang makin canggih membuat bisnis ini semakin mudah dijalankan untuk siapa saja termasuk yang memiliki keterbatasan lahan. Saat ini pertanian hidroponik, dan bibit yang bisa tumbuh di polybag menjadi alternatif bisnis pertanian yang cukup menjanjikan.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu