Tech

Signify Pasang 3.375 Lampu LED untuk Masjid Istiqlal, Kubah seperti Bulan

Konsep pencahayaan dalam ruangan di aula salat utama memberikan pengalaman unik bagi jamaah


Signify Pasang 3.375 Lampu LED untuk Masjid Istiqlal, Kubah seperti Bulan
Signify Pasang 3.375 Lampu LED untuk Masjid Istiqlal, Kubah Seperti Bulan (dok. Signify)

AKURAT.CO, Perusahaan teknologi pencahayaan Signify menghadirkan pencahayaan baru untuk Masjid Agung Istiqlal yang kini bersinar terang menyambut Hari Raya Idulfitri. Signify telah mengambil bagian dalam proyek ambisius renovasi masjid nasional Indonesia, yang merupakan renovasi pertama untuk masjid tersebut sejak dibangun tahun 1978.

Signify memberikan pencahayaan LED terkoneksi pada pencahayaan arsitektural, lanskap, serta pencahayaan dalam dan luar ruang. Sebanyak 3.375 lampu dipasang pada fasad utama masjid, kubah utama dan kubah kecil, fasad menara, koridor, dan ruang aula salat utama.

Konsep pencahayaan dalam ruangan di aula salat utama memberikan pengalaman unik bagi jamaah, dengan pencahayaan arsitektural dinamis UniStrip G4 RGBW, yang menerangi aula dengan suhu warna berbeda untuk merepresentasikan sinar matahari alami (putih pada siang hari dan kuning menjelang senja). 

Pencahayaan ini menciptakan ilusi beribadah di bawah langit terbuka dan mengubah pemandangan mengikuti waktu salat. Hal ini bisa membantu menambah kekhidmatan saat beribadah. 

Signify juga memperindah pencahayaan luar ruangan menggunakan portofolio pencahayaan arsitekturalnya yang dinamis, lampu sorot UniFlood M dan UniStrip G4, untuk menerangi fasad dengan suhu warna tertentu untuk merepresentasikan sinar matahari alami.

Pada kubah utama, Signify memasang rangkaian lampu sorot LED eksterior jarak jauh Color Kinetics ReachElite dilengkapi dengan teknologi IntelliHue.

Teknologi ini merupakan pendekatan canggih Color Kinetics untuk memadukan warna, menghasilkan cahaya putih berkualitas tinggi yang cerdas dan sangat akurat, warna pastel lembut, hingga warna yang sepenuhnya tersaturasi dalam sebuah luminer yang dapat dikontrol secara tepat. 

Dengan teknologi ini, pencahayaan dinamis pada kubah Istiqlal dapat merepresentasikan fenomena alami seperti bulan purnama dan fenomena super-blue blood moon.

Dedy Bagus Pramono selaku Country Leader Signify Indonesia mengatakan dengan pencahayaan yang baru ini, Masjid Istiqlal terlihat semakin indah dan megah, serta sangat cocok untuk bangunan yang memiliki nilai sejarah dan religius yang tinggi. 

"Masjid ini tidak hanya merupakan tempat ibadah, tetapi juga sebagai ikon kota yang memiliki arti penting bagi bangsa. Oleh karena itu, menyoroti keunikan dan keagungan arsitekturalnya menjadi visi kami saat mengonsepkan pencahayaan agar dapat memainkan peran fungsional dan estetika," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Ketika rencana renovasi difinalkan di tahun 2018, Signify mengambil kesempatan untuk memberikan konsultasi tentang peningkatan pencahayaan interior dan eksterior bangunan ikonik tersebut.

Tampilan baru Masjid Agung Istiqlal sendiri telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 7 Januari 2021. Berdiri di atas lahan seluas 91.629 m2, Masjid Agung Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara, dengan kapasitas untuk menampung hingga 120.000 jamaah. 

Nama ‘Istiqlal’ berarti ‘kemerdekaan’ dalam bahasa Arab karena dibangun untuk memperingati kemerdekaan Indonesia dan dimaksudkan untuk menjadi masjid Nasional. Berlokasi di Jakarta Pusat, masjid ini dirancang oleh arsitek Frederich Silaban pada tahun 1954.