News

Sidang Pembacaan Dakwaan Doni Salmanan Dilakukan Daring di PN Bandung Hari Ini

Sidang perdana tersebut digelar secara daring beragendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang Pembacaan Dakwaan Doni Salmanan Dilakukan Daring di PN Bandung Hari Ini
Tersangka dugaan penipuan berkedok trading binary option melalui aplikasi Quotex, Doni Salmanan dihadirkan saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri Bandung menggelar sidang perdana kasus investasi bodong dengan terdakwa Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan pada Kamis (4/8/2022). 

Sidang perdana tersebut digelar secara daring beragendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam sidang ini, terdakwa Doni Salmanan tidak dihadirkan secara tatap muka langsung. Namun pria berjuluk Crazy Rich Soreang itu mengikuti sidang dari Lembaga Pemasyarakatan Jelekong, Kabupaten Bandung.

baca juga:

Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU), Romlah menuturkan Doni secara sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan masyarakat dengan investasi bodong yang dilakukannya.

“Dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik,” ucapnya, Kamis (4/8/2022).

Sidang yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu berlangsung di Ruang Sidang Utama Kusumah Atmadja, PN Bale Bandung. Jumlah hadirin di ruang tersebut pun juga dibatasi sesuai dengan aturan masa pandemi Covid-19.

Doni Salmanan saat mengikuti sidang itu terlihat tampil berbeda lantaran model gaya rambutnya yang baru yakni dicepak.

Ia terakhir muncul di hadapan publik ketika pelimpahan perkara dari penyidik polisi ke kejaksaan pada awal Juli 2022.

Pada sidang dakwaan tersebut, Doni didakwa telah melakukan penipuan berkedok investasi opsi biner. Penipuan tersebut diduga dilakukan dengan menggunakan media sosial YouTube untuk mengajak para korban bermain investasi di platform Quotex.

Doni juga didakwa dengan pasal 45a ayat (1) jo pasal 28 ayat (1) UU Nomor 11/2008 tentang ITE sebagaimana diubah dengan pasal 3 UU Nomor 8/2010 tentang Pencucian Uang atau pasal 4 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.