Entertainment

Sidang Narkoba Zul Zivilia Ditunda Lagi, Majelis Hakim Mulai Geram dengan JPU


Sidang Narkoba Zul Zivilia Ditunda Lagi, Majelis Hakim Mulai Geram dengan JPU
Zul zilvilia saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kawasan Gajah Mada, Senin (16/9). (AKURAT.CO/Herwanto)

AKURAT.CO, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menunda persidangan yang beragenda pembacaan tuntutan dalam kasus penyalahgunaan narkotika, penyanyi Zul Zivilia.

Hal itu dikarenakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tersebut masih belum siap membacakan tuntutannya, karena berbagai alasan.

Penundaan pembacaan tuntutan dalam kasus yang menimpa Zul Zivilia itu sudah ke enam kalinya terjadi. Olehnya demikian, majelis hakim meminta agar JPU segera merampungkan draft tuntuntannya.

"Tolonglah pak Jaksa, ini sudah yang ke enam kalinya di tunda loh. Tolong lah di tuntaskan ini," ujar majelis hakim, Tiares Sirait di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (25/11).

Bahkan dengan tegas Sirait meminta kepada JPU untuk tidak mengulangi hal yang sama dalam kasus narkoba Zul Zivilia dan rekan-rekannya tersebut. Mendengar hal itu, JPU yang bertugas pun mengatakan pihaknya akan mengupayakannya.

"Ini direkam loh, pekan depan harus nih (dibacakan tuntutannya). Tolong ditulis (notulen) bahwa Jaksa meminta penundaan yang terakhir, kesempatan terakhir penundaan seminggu dari Jaksa Penuntut Umum mempersiapkan tuntutannya," sambung Tiares.

"Iya saya usahakan pak," timpal JPU yang bertugas.

Lebih lanjut, Tiraes menuturkan jika sidang secara terus-menerus ditunda semacam itu, maka perkara tersebut tidak akan pernah selesai. Jika pun selesai, tentunya akan memakan waktu yang cukup lama.

"Nanti kalau penasehat hukum meminta waktu juga gimana, sampai lima kali tunda, harus imbang dong. Terus hakim meminta lima kali tunda,  dua tahun enggak selesai perkara ini. Tapi majelis berupaya enggak akan sidang ditunda," tandas Tiares Sirait.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu