Olahraga

Sidang Komdis PSSI: Arthur Bonai Dihukum Satu Laga, Buntut Sikut Bek Persija

Sidang Komdis PSSI: Arthur Bonai Dihukum Satu Laga, Buntut Sikut Bek Persija
Pemain Rans Nusantara FC, Arthur Barrios Bonai (Instagram.com/arthuritho22_18)

AKURAT.CO, Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah merilis daftar sanksi atau hukuman hasil sidang 24 Agustus. Salah satunya dijatuhkan untuk pemain Rans Nusantara FC, Arthur Barrios Bonai karena membuat bek andalan Persija, Ondrej Kudela berdarah.

Insiden berdarah itu terjadi saat Rans menjamu Persija di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (20/8) lalu. Tepatnya saat injury time babak kedua, ketika tuan rumah berupaya memperkecil kedudukan dari skor 0-3 melalui tendangan bebas yang dilepaskan Edo Febriansyah.

Arthur Bonai mendapatkan penjagaan ketat dari Kudela saat memperebutkan bola tendangan bebas Edo. Namun, gelandang berusia 30 tahun itu justru melakukan tindakan yang buruk untuk keluar dari pressing dengan menyikut bek asal Republik Ceko tersebut.

baca juga:

Wasit Faulur Rosy hanya memberikan kartu kuning kepada Arthur karena insiden itu. Padahal, Kudela sampai berdarah pada wajah bagian bibir dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan tiga jahitan.

Meski hanya dapat kartu kuning dari wasit, Arthur Bonai ternyata dapat hukuman lebih berat dari Komdis PSSI. Dikutip dari laman resmi PSSI, pemain berusia 30 tahun itu dilarang bermain sebanyak satu pertandingan sejak keputusan diterbitkan pada Rabu (24/8) dan berlaku pada pertandingan terdekat. 

Artinya, Arthur Bonai dipastikan akan absen dalam pertandingan pekan ketujuh Liga 1 Indonesia 2022-2023, ketika Rans menjamu Barito Putera di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Senin (29/8).

Selain hukuman larangan bermain, Arthur Bonai juga dapat sanksi lain berupa denda. Pemain yang pernah memperkuat Persija pada musim 2018 itu diwajibkan membayar denda sebesar Rp10 juta kepada PSSI.

Selain untuk Arthur Bonai, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman dalam lima kasus lain. Salah satunya adalah aksi tidak sportif yang ditunjukkan oleh pemain Persita Tangerang, Osas Marvellous Ikpefua, saat berhadapan dengan Persikabo 1973 pada 19 Agustus.

Osas yang melakukan gestur berjoget dengan tujuan untuk melakukan provokasi, padahal pertandingan belum usai, didenda sebesar Rp25 juta.