Entertainment

Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Isa Zega Masih Terus Berlanjut

Sidang kasus yang menjerat Isa Zega kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/06).


Sidang Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Isa Zega Masih Terus Berlanjut
Adrena Isa Zega, mantan manajer Lucinta Luna bersama tim kuasa hukumnya, di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/11) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Kasus hukum yang melibatkan Isa Zega masih terus bergulir di meja hijau.

Hari ini, Rabu (29/06) sidang kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Isa Zega tersandung kasus terkait keterangan palsu yang menyebut Nikita Mirzani sebagai dalang penganiayaan. Pitra Romandoni selaku pengacara Isa Zega menjelaskan agenda sidang hari ini.

baca juga:

"Agenda hari ini tanggapan jaksa terhadap keberatan yang telah kita ajukan sebelumnya terkait dengan perkara Adrena Isa Zega vs Nikita Mirzani gitu. Tadi sudah kita terima tanggapan jaksa terkait dengan hal tersebut," ujar Pitra Romandon dihubungi via telepon, Rabu (29/06).

Pada persidangan sebelumnya, pihak Isa Zega diketahui telah mengajukan tiga poin keberatan atau eksepsi atas dakwaan yang diberikan.

Adapun tiga poin keberatan itu adalah surat dakwaan obscuur libel, dakwaan prematur dan surat dakwaan salah subject atau exceptio in persona.

"Surat dakwaan salah subjek, exceptio in persona itu bahwasannya seharusnya yang dia lakukan tuntuan atau dakwaan itu adalah kepada pelaku yang melakukan pemukulan terhadap Adrena Isa Zega. Sehingga ia membuat pengakuan bahwasannya ia adalah orang suruhan," terang Pitra menjelaskan salah satu poin keberatan yang diajukan.

"Nah, seharusnya yang membuat pengakuan inilah yang harus diminta pertanggung jawaban pidana. Bukan orang yang mendengarkan keterangan daripada pelaku penganiayan tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, perihal dakwaan prematur karena pihaknya merasa rangkaian peristiwa tidak menyeluruh. Seharusnya, pihak yang membuat pengakuan dan pernyataan hitam di atas putih dimintai pertanggung jawaban.

Sidang selanjutnya akan kembali digelar pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan agenda putusan sela.

Kasus bermula ketika Isa Zega menjadi korban penganiayaan di sebuah kafe pada 3 November 2020 oleh seorang pria bernama Arnold Waas.

Mantan manajer Lucinta Luna ini melapor ke Polsek Pancoran, Jakarta Selatan dan beberapa hari kemudian Arnold Waas diamankan.

Kemudian muncul seorang perempuan bernama Devi yang membuat pengakuan bahwa dia dan Arnold Waas adalah orang suruhan dari Nikita Mirzani.

Kasus penganiayaan masuk ke meja hijau dan Isa Zega sempat dihadirkan oleh sebagai saksi korban atas perkara tersebut.

Pengakuan Devi kemudian Isa Zega beberkan di dalam persidangan yang berlangsung secara daring pada Januari 2021 itu.

Namun yang terjadi kemudian pernyataan itu membuat Isa Zega terseret kasus hukum. Isa Zega dijerat dua pasal sekaligus dalam perkara ini, pertama pasal 242 KUHP dengan dugaan kesaksian atau pun keterangan palsu dibawah sumpah. Kedua, pasal 310 ayat 1 KUHP fitnah atau pencemaran nama baik.[]