Ekonomi

Siapkan Dana Rp735 Triliun, Begini Jurus Menkop Teten Bangkitkan Gairah UMKM


Siapkan Dana Rp735 Triliun, Begini Jurus Menkop Teten Bangkitkan Gairah UMKM

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan saat ini kondisi sektor UMKM di Indonesia jauh berbeda dengan krisis ekonomi 98 silam. Lantaran munculnya COVID-19 membuat sektor UMKM yang bergerak di bidang kebutuhan sehari-hari seperti halnya di bidang makanan dan minuman harus terpukul akibat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin merosot.

Maka dengan itu, pemerintah sudah menyiapkan berbagai upaya penanggulangan untuk menjaga sektor UMKM tetap survive/hidup hingga wabah COVID-19 berakhir.

"Pemerintah telah menyiapkan bantuan bagi para UMKM dari sisi Demand (permintaan), sebab hadirnya COVID-19 membuat UMKM terpukul di sisi tersebut. Maka dengan itu kami dari sisi pemerintah sudah menyiapkan berbagai kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN), agar diharapkan dapat membantu sektor UMKM yang berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi serta mampu menjadi pusat dari penyerapan tenaga kerja," tuturnya pada saat Webinar Solusi Pembiayaan, pemasaran dan Digitalisasi di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Dalam rangka membantu sisi demand, pemerintah sudah menyiapkan dua skema diantaranya adalah menyiapkan anggaran Rp735 triliun bagi  pemerintah/lembaga dan BUMN untuk belanja produk UMKM.

"Kita sudah berkoordinasi dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah), kemudian juga sudah kami rapatkan di kabinet sekarang sedang kita siapkan e-catalog dan laman khusus bagi UMKM di LKPP," ucapnya.

Melalui hal tersebut, pihaknya optimis dengan anggaran senilai Rp735 triliun itu dapat segera dialirkan untuk belanja produk UMKM. Sebab saat ini UMKM sudah mulai bangkit kembali.

Kemudian, cara yang kedua adalah pemerintah akan mendorong masyarakat untuk belanja produk UMKM lewat kampanye nasional #Bangga Buatan Indonesia. Pihaknya berharap masyarakat bisa ikut bersama-sama mendukung serta berbelanja produk UMKM demi menjaga sektor riil ini tidak semakin terpukul.

"Kalaui kita lihat saat ini, pasar kita cukup besar 250 juta sehingga kalau ada solidaritas dari kita sebagai masyarakat serta ada komitmen untuk belanja produk UMKM saya kira akan menambah demand produk UMKM," tegasnya.

Sebagai informasi gerakan Bangga Buatan Indonesia merupakan wujud dukungan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia yang terkena dampak pandemi Covid-19. Dimana hal tersebut dicetuskan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

“Negara kita memiliki banyak kekuatan, memiliki karya-karya hebat, dan produk-produk berkualitas dari saudara-saudara kita yang memiliki talenta hebat. Pandemi tidak menghalangi kita untuk berkreasi. Keterbatasan justru mendorong kita untuk tetap berinovasi, mendorong kita bertransformasi, menggali potensi diri dan menciptakan peluang-peluang,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada Peresmian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia melalui telekonferensi dari Istana Merdeka Jakarta.[]