Ekonomi

Siapa Bilang Gaji Pas-pasan Tidak Bisa Nabung, Simak Caranya!

Memasuki waktu gajian bukan berarti kamu bebas melakukan pengeluaran.


Siapa Bilang Gaji Pas-pasan Tidak Bisa Nabung, Simak Caranya!
Warga menunjukan uang pecahan kecil di salah satu gerai perbankan di lapangan IRTI Monas Jakarta, Selasa (22/5). Bank Indonesia bekerja sama dengan 13 bank menyelenggarakan layanan penukaran uang pecahan baru yang berlangsung hingga Kamis (25/5) dalam rangka menyambut lebaran 2018 (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Memasuki waktu gajian bukan berarti kamu bebas melakukan pengeluaran. Hendaknya tetap menjaga pengeluaran agar keuangan tetap stabil sampai akhir bulan. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah menabung.

Menabung tentu bukan sebuah hal yang baru lagi, mengingat kegiatan ini bahkan seringkali telah dikenalkan sejak kita masih kecil. Namun sayangnya, menabung khususnya bagi generasi milenial kadang kala menjadi pilihan terakhir ketika masih memiliki sisa uang.

Mulailah mengatur keuangan sejak dini, termasuk mengalokasikan dana untuk tabungan. Ini baru yang dasar lho, belum ke tahap investasi.

Memiliki tabungan sangat krusial. Apalagi kalau kamu kena musibah, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), mendadak sakit, membayar utang, dan kebutuhan lainnya.

Tabungan dapat menjadi penyelamat saat kamu tidak punya dana darurat. Sementara kantong sudah cekak. Daripada gali lubang, lebih baik "bobok" tabungan.

Padahal seharusnya menabung harus menjadi prioritas utama ketika pundi-pundi penghasilan sudah masuk ke dalam dompet. 

Disisi lain, gaji kecil dan pas-pasan tidak jarang menjadi alasan seseorang kenapa tidak menyisihkan uang untuk ditabung. Memang tidak dapat dibenarkan atau disalahkan sepenuhnya, biasanya gaji yang pas-pasan sudah habis untuk pengeluaran keperluan sehari-hari.

Tetapi, menyisihkan uang untuk ditabung menuntut untuk dilakukan sebagai bekal finansial di hari tua. Tapi, ada tips yang bisa kamu lakukan untuk menabung meski gajimu pas-pasan. Simak berikut ini!

1. Susun anggaran dengan ketat

Hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengatur anggaran pengeluaran bulanan. Lakukan hal ini sebelum gaji turun, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menghitung, mempertimbangkan dan menyusun anggaran terbaik untuk keuangan.

Susun anggaran ini dengan ketat, di mana semua kebutuhan terpenuhi dengan tepat. Kamu hanya perlu membelanjakan uang untuk berbagai kebutuhan pokok dan juga yang tidak bisa tidak dipenuhi saja.

Hindarilah berbagai kebutuhan yang tidak begitu penting, dan memiliki efek pemborosan di dalam keuangan.

2. Siapkan minimal dua rekening

Rekening yang berbeda berguna untuk membagi dua keperluan finansial yang berbeda, yakni keperluan bulanan dan tentunya keperluan uang tabungan. Bisa saja kamu membuat lebih dari dua rekening apabila dirasa butuh menyisihkan uang untuk keperluan lain selain tabungan. 

Triknya jangan buat ATM, mobile banking, atau semacamnya untuk rekening yang diperuntukkan untuk tabungan. Hal itu agar dapat menahan kamu mengeluarkan uang dari rekening tabungan. Selain itu, pilih rekening yang tidak memiliki potongan administrasi.

3. Prioritaskan Kegiatan Menabung setelah Gajian

Bukan belanja atau mencicil hutang, namun dana tabungan adalah hal pertama yang wajib kamu prioritaskan sesaat setelah gaji cair. Hal ini sangat penting untuk selalu diutamakan, sebelum akhirnya mengalokasikan gaji ke berbagai pos pengeluaran lainnya di dalam keuangan.

Jika disiplin melakukan hal ini, maka setiap bulan akan bisa memiliki sejumlah tabungan secara rutin.

4. Konsisten dan tegas pada diri sendiri

Inilah trik terakhir yang mungkin bagi sebagian orang paling berat dan sulit. Setelah mangatur anggaran di awal bulan dan melakukan trik-trik di atas, konsisten terhadap apa yang sudah menjadi tujuan di awal untuk menabung harus kamu ingat baik-baik. 

Selain itu, tegas dengan diri sendiri perihal keuangan akan menahan kamu untuk mengeluarkan pengeluaran yang tidak perlu

5. Jangan lupa sedekah

Nasihat tua yang sering dilupakan adalah sedekah. Kadang, kalau uangmu keluar untuk sedekah rasanya berat karena hilang begitu saja. Padahal sedekah adalah menabung untuk di masa yang akan datang, hanya saja belum terasa sekarang.

Sisihkan 2,5 persen gajimu untuk kebahagianmu nanti. Rajinlah menabung untuk akhirat karena uang yang kita keluarkan akan diganti berkali lipat. Uangmu yang pergi untuk sedekah kembali lagi untukmu sendiri.[]