Olahraga

Siap-siap, Perbasi Bakal Gelar Liga Bola Basket 3x3 Profesional

Liga bola basket 3x3 profesional akan hadir di Indonesia paling cepat tahun depan.


Siap-siap, Perbasi Bakal Gelar Liga Bola Basket 3x3 Profesional
Tim 3x3 putri Indonesia. (AKURAT.CO/Manggala Borujerdi)

AKURAT.CO, Liga bola basket 3x3 profesional segera hadir di Indonesia. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi), Danny Kosasih mengatakan, pihaknya akan menggelar kompetisi tersebut paling cepat pada tahun 2022. 

"Bola basket 3x3 ini tidak akan berkembang tanpa liga. Jadi kami akan segera membuat liga paling cepat tahun depan karena saat ini masih dalam kondisi COVID-19," ujar Danny di Mimika Sport Complex, Mimika, dikutip dari kantor berita Antara, Kamis (14/10).

Danny menambahkan, liga 3x3 profesional tersebut nantinya akan terpisah dari Liga Bola Basket Indonesia (IBL). Klub-klub yang bertanding nantinya tidak berada di bawah naungan tim IBL yang ada saat ini.

"Tidak sama, baru. Jadi saya merasa itu akan menjadi daya tarik luar biasa," tambah pria berusia 66 tahun itu. 

Sebagai langkah awal, Danny menyampaikan bahwa IBL sudah menjajaki tempat pelaksanaan pertandingan bola basket 3x3. Dalam persiapannya, mereka bekerja sama dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno.

Tujuannya, kata Danny, adalah agar pertandingan-pertandingan kompetisi 3x3  dapat berlangsung di titik-titik lokasi pariwisata. Disebutkan olehnya, ada beberapa objek wisata yang diwacanakan menjadi lokasi kompetisi seperti Danau Toba, Candi Prambanan dan Candi Borobudur. 

"Kalau 3x3, kan memasang lapangannya di mana saja gampang. Jadi nantinya sekalian olahraga juga bisa mendatangkan wisatawan ke daerah itu," kata Danny. 

Lebih jauh, Danny menegaskan bahwa Perbasi akan berupaya sedemikian rupa demi menggalakkan bola basket 3x3 yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di PON, tepatnya di PON Papua tahun 2021.

Cabang olahraga itu juga sudah mencatatkan debut di Olimpiade yakni saat Olimpiade Tokyo tahun 2020. Danny Kosasih sendiri berharap, nantinya fokus pengembangan bola basket 3x3 akan terpisah dari bola basket konvensional 5x5. 

"Bola basket 3x3 ini bisa dilakukan banyak orang. Misalnya, kalau pada bola basket 5x5 satu sekolah biasanya cuma diwakili satu tim, 3x3 bisa lima atau enam tim. Jadi memang fokus ke 3x3. Untuk PON ke depan juga daerah harus menyiapkan atlet-atlet 3x3 yang terpisah dari 5x5," tandas Danny.[]

Sumber: Antara