Ekonomi

Siap-siap Lockdown! Begini Cara Atur Keuangan Biar Tak 'Kebobolan'

pengelolaan keuangan yang ceroboh bisa berakibat fatal dan sulit bertahan pada situasi lockdown


Siap-siap Lockdown! Begini Cara Atur Keuangan Biar Tak 'Kebobolan'
Petugas teller menunjukan uang dollar dan rupiah di Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Lonjakan kasus positif covid-19 kembali terjadi. Bahkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), sedang mengkaji dan mempertimbangkan melakukan lockdown per wilayah, terutama yang masuk zona merah seperti DKI Jakarta.

Dalam situasi lockdown, akan terjadi pembatasan kegiatan dan aktivitas secara ketat demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Karena itu, mempersiapkan perencanaan keuangan dengan tepat agar tidak mengalami pemborosan adalah hal yang paling penting. 

Pasalnya, pengelolaan keuangan yang ceroboh bisa berakibat fatal dan sulit bertahan pada situasi lockdown. Terlebih bagi mereka yang sudah berkeluarga dan dengan penghasilan rata-rata. Pada saat situasi seperti ini, tentu akan mempengaruhi arus keuangan. 

Dampak langsung dari situasi pandemi ini adalah keuangan yang berpotensi jadi tidak sehat dan perencanaan keuangan yang sudah dibuat bisa berantakan.

Untuk itu, ada beberapa tips mengelola keuangan agar dompetmu tetap stabil jika sampai terjadi lockdown:

1. Evaluasi sumber penghasilan

Kebijakan Work from Home (WFH) yang saat ini dilakukan banyak perusahaan selama masa lockdown bisa saja berdampak pada pengurangan take home pay. 

Kebijakan bekerja dari rumah ini juga bisa memberikan dampak yang sangat drastis kepada pekerja lepas dan pekerja mandiri. 

Untuk memudahkan pengaturan uang, disarankan agar Anda memulai membagi anggaran keuangan dengan sangat ketat. Anggaran rumah tangga bisa dibagi menjadi tiga pos yaitu Living - Saving - Playing.

Denny Iswanto

https://akurat.co