Ekonomi

Siap IPO, NSS Bakal Bidik Para Investor Milenial 

Kalangan milenial akan menjadi generasi penerus untuk mempertahankan dan mengembangkan prestasi industri kelapa sawit


Siap IPO, NSS Bakal Bidik Para Investor Milenial 
Ilustrasi - Bursa Efek (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) membidik investor dari kalangan milenial untuk membeli saham perusahaan melalui IPO yang dijadwalkan digelar pada awal tahun 2022. 

Wakil Direktur Utama  PT Nusantara Sawit Sejahtera, Kurniadi Patriawan, mengatakan industri kelapa sawit selama ini sudah terbukti menjadi salah satu komoditas penopang perekonomian nasional. Posisi ini harus dipertahankan dan terus dikembangkan. 

“Kalangan milenial akan menjadi generasi penerus untuk mempertahankan dan mengembangkan prestasi industri kelapa sawit Indonesia di masa mendatang. Untuk itu, kalangan milenial perlu berperan dan terlibat dalam perusahaan-perusahaan kelapa sawit, termasuk menjadi pemegang saham,”  ujarnya, di Jakarta, Senin (22/11/2021).

baca juga:

Target ini sejalan dengan peningkatan jumlah investor milenial di bursa saham. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, jumlah investor di pasar modal Indonesia pada akhir 2020 telah mencapai 1.695.268 Single Investor Identification (SID). 

Jumlah investor di pasar saham tahun 2020 meningkat sebesar 53,47 persen dibandingkan jumlah investor selama akhir tahun 2019 yang mencapai 1.104.610 SID. Jika dikelompokkan berdasarkan usia, sebanyak 70 persen di antaranya adalah generasi milenial atau kelahiran tahun 1985-1990. 

Sementara itu, NSS berencana melepas 40 persen untuk meningkatkan kapitalisasi pasar perusahaan menjadi Rp5 triliun. Dengan perkiraan harga Rp135 hingga Rp150 per unit saham, perusahaan menargetkan dapat menarik Rp 2 triliun dari penjualan saham perdana.

NSS didirikan pada tahun 2008 dengan lima lokasi perkebunan di Provinsi Kalimantan Tengah. Perusahaan fokus memproduksi Tandan Buah Segar (TBS), Minyak Sawit Mentah (CPO) dan Inti Sawit (PK) dengan standar kualitas tinggi.

Lebih jauh, Kurniadi Patriawan menjelaskan bahwa dengan menjadi perusahaan publik, Nusantara Sawit Sejahtera membuka diri terhadap pengawasan dari masyarakat terutama dari pemegang saham.

Baik dari kinerja keuangan, tata kelola sistem perusahaan, memenuhi ketentuan konservasi lingkungan dan mensejahterakan masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan.