News

Siap Dibuka, Taman Margasatwa Ragunan Optimis Tidak Jadi Klaster Covid-19

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) optimis tempatnya tidak akan menjadi klaster penularan virus corona atau Covid-19 ketika buka saat libur Lebaran 2021.


Siap Dibuka, Taman Margasatwa Ragunan Optimis Tidak Jadi Klaster Covid-19
Petugas menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, Selasa (17/03/2020). Penyemprotan dilakukan saat Kebun Binatang Ragunan ditutup untuk umum yang dimulai sejak 14-29 Maret mendatang. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) optimis tempatnya tidak akan menjadi klaster penularan virus corona atau Covid-19 ketika buka saat libur Lebaran 2021.

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyu Bambang menuturkan, pihaknya memiliki panduan penerapan protokol kesehatan yang sudah diterapkan sejak Maret 2020 silam. Salah satunya memangkas jumlah pengunjung hingga 50 persen dari total kapasitas TMR. Dia yakin, pembatasan pengunjung mampu mengantisipasi kerumunan.

"Iya itu kita usahakan tidak terjadi, apa yang kita khawatirkan (klaster Ragunan)," kata Bambang ketika dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Masih kata Bambang, pengunjung TMR sebelum pandemi Covid-19 mencapai 50 ribu. Dengan demikian, TMR di masa pandemi Covid-19 hanya menerima 25 ribu pengunjung akibat pembatasan 50 persen.

"Kondisi Covid-19 ini kita akan dibatasi maksimal hanya 50 persen atau sekitar 25 ribu orang," ujarnya.

Bambang mengaku sejauh ini pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari Gubernur Anies Baswedan terkait dibuka atau tidaknya TMR saat libur Lebaran 2021.

"Belum ada keputusan Ragunan akan dibuka atau tidak," tuturnya.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI mengklaim pengelola tempat wisata di Ibu Kota menginginkan pemerintah tidak menutup tempat hiburan saat libur Idul Fitri nanti.

Sedangkan, Polda Metro Jaya telah meminta Pemprov DKI menutup tempat-tempat wisata di DKI karena khawatir adanya kerumunan massa yang memantik lonjakan Covid-19, sebab tempat wisata diperkirakan bakal diserbu pengunjung mengingat adanya larangan mudik.

"Kalau mereka (pengelola) sih pengennya buka sih," kata Pelaksana tugas (Plt) Kabid Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Dedi Sumardi ketika dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Dedi mengaku pengelola tempat wisata ngotot buka pada libur lebaran demi meraup keuntungan. Keuntungan dapat menutup kekurangan selama pandemi Covid-19.

"Itu kan menyangkut masalah pemasukan dari mereka ya. Kan diharapkan itu Lebaran ini bisa sedikit menutup kekurangan selama ini," ucap Dedi.[]

Arief Munandar

https://akurat.co