Lifestyle

Cara Cepat Atasi Bayi Bingung Puting

Si Kecil dapat dikatakan bingung puting, ketika si Kecil kesulitan mengisap air susu ibu (ASI) langsung dari payudara Bunda


Cara Cepat Atasi Bayi Bingung Puting
Ilustrasi ibu menyusui bayi (Freepik.com)

AKURAT.CO, Momen menyusui seharusnya menyenangkan. Tapi, bisa berubah menjadi kekhawatiran ketika Si Kecil mengalami bingung puting. Bingung puting merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi, di awal-awal kehidupannya. 

Si Kecil dapat dikatakan bingung puting, ketika ia kesulitan mengisap air susu ibu (ASI) langsung dari payudara Bunda. Karena sebelumnya, Bunda membiasakan dia meminum ASI menggunakan botol susu (dot).

Mengapa begitu? Karena untuk menghisap ASI lewat payudara Bunda, si Kecil perlu bekerja keras dengan menggerakkan 40 otot wajahnya. 

Sedangkan ketika mengisap ASI melalui dot atau empeng, si Kecil tidak harus bersusah payah. Ia tinggal membuka mulutnya dan memberi sedikit tekanan dan dot botol susu sudah langsung mengeluarkan ASI. 

Oleh karena itu, jika memang Bunda ingin mengenalkan dot atau botol susu kepada Si Kecil, idealnya adalah ketika si bayi sudah mahir menyusu langsung dari payudara Bunda. Saat mengalami bingung puting, Si Kecil tidak membuka mulutnya lebar-lebar saat menyusu dari payudara, sehingga tidak bisa mendapat banyak ASI.

Ketika menyedot susu dari payudara Bunda, Si Kecil mendorongkan lidahnya sehingga puting Bunda keluar dari mulutnya.

Si Kecil menjadi nangis sembari uring-uringan akibat ASI Bunda tidak langsung keluar, karena dia perlu mengisap selama 1-2 menit hingga ASI keluar.

Namun Bunda jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Bunda untuk mengatasi bingung puting pada si kecil. Berikut cara-cara mengatasi bingung puting pada si Kecil, yang dikutip dari beberapa sumber. 

Menyusui secara skin-to-skin 

Menyusui secara skin-to-skin artinya membiarkan kulit wajah bayi bersentuhan langsung dengan kulit payudara Bunda sewaktu menyusu, tanpa dibatasi pakaian. Cara ini bisa membuat Si Kecil lebih rileks dan mendorongnya untuk menikmati proses menyusu. 

Jika dilakukan secara rutin, menyusui secara skin-to-skin akan sangat membantu bayi yang bingung puting.

Susui bayi sebelum lapar

Bila selama ini Bunda hanya menyusui Si Kecil ketika ia menangis karena lapar, hentikan kebiasaan tersebut. 

Alasannya, jika si Kecil mengalami bingung puting dalam kondisi lapar maka si Kecil semakin bingung dan lebih rewel. Alhasil, proses menyusui tidak akan efektif dan Bunda jadi panik.

Sebisa mungkin, susui Si Kecil sebelum dia merasa lapar. Buatlah jadwal tetap untuk menyusui. 

Misalnya, bayi yang baru lahir perlu disusui setiap 1,5- 3 jam sekali. Sedangkan bayi yang sudah lebih besar atau diatas usia enam bulan perlu disusui setiap 2-3 jam.

Tenanglah

Bayi dapat merasakan kecemasan ibunya loh. Jadi, usahakan Bunda tetap tenang sewaktu menghadapi Si Kecil yang bingung puting. 

Cobalah untuk membiasakan Si Kecil menyusui langsung secara perlahan. Jangan memaksanya, jadikan momen menyusui sebagai kegiatan yang menyenangkan.

Jika Bunda sudah mengikuti cara di atas tapi si Kecil masih juga bingung puting dan tetap memilih untuk menyusui dari botol, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultan ASI untuk mendapatkan saran lebih lanjut.[]