News

Setya Novanto Pindah ke Lapas Cipinang


Setya Novanto Pindah ke Lapas Cipinang
Tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto saat menghadiri sidang pembacaan putusan di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur, Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/4). Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim menyatakan bahwa Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto divonis hukuman 15 Tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto yang kini statusnya menjadi narapidana kasus korupsi proyek e-KTP di Lapas Sukamiskin, secara resmi dipindah penahanannya ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Ade Kusmanto, menuturkan pemindahan tersebut dilakukan seiring dengan proses pengobatan Setnov yang dilakukan di Jakarta.

"Betul telah dilaksanakan pemindahan sementara narapidana atas nama Setya Novanto dari lapas Sukamiskin ke Lapas Kelas 1 Cipinang dengan alasan melaksanakan berobat terencana di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat," kata Ade dalam keterangan tertulisnya yang diterima AKURAT.CO, di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Ade menuturkan, pemidahan dilakukan berdasarkan rujukan RS Hasan Sadikin Bandung, tempat dimana Setnov mendapat perawatan khusus semasa menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Adapun proses pemindahan Setnov dilaksanakan Kamis, 26 Desember 2019. Saat tiba di Cipinang, Setnov langsung dibawa menggunakan ambulance RS dengan pengawalan polisi dan pengawalan petugas lapas.

"Novanto dirawat inap di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat diserahterimakan kepada pengawalan Lapas 1 Cipinang selama menjalani perawatan di RSPAD," ujar dia.

Selain itu, Ade juga mengatakan bahwa proses pemindahan Setnov dilakukan sesuai prosedur, dimana narapidana dapat dipindahkan sementara untuk menjalani berobat terencana dan rawat inap, apabila letak rumah sakit yang dirujuk di luar provinsi tempat.

Sementara, lanjut dia, untuk lama pemindahan masih tergantung kebutuhan tim medis yang menangani penyakit mantan Ketua DPR RI tersebut.

"Lamanya berobat tergantung pendapat dokter yang menangani di RSPAD Gatot Subroto," tuturnya.[]

Deni Muhtarudin

https://akurat.co