News

Setelah Stasiun dan Terminal, GeNose Uji Coba di Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung uji coba penerapan GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok.


Setelah Stasiun dan Terminal, GeNose Uji Coba di Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok
Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (14/2/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Kementerian Perhubungan mulai uji coba penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat (26/2/2021). Teknologi karya Universitas Gajah Mada itu digunakan secara acak untuk mendeteksi virus Covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung uji coba penerapan GeNose di Pelabuhan Tanjung Priok. Dia memastikan bahwa penggunaaan GeNose belum wajib. Penggunaannya pun masih dilakukan secara acak.

Menhub menjelaskan, dengan adanya pengecekan secara acak ini maka masyarakat seyogyanya memastikan dirinya dalam kondisi sehat. Karena jika dilakukan random check melalui GeNose dan dinyatakan positif maka tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan.

“Saya minta Pelni, Pelindo II, dan Otoritas Pelabuhan memberikan informasi kepada para calon penumpang. Sehingga jika mereka merasa tidak sehat, seperti merasa demam atau panas, agar sebaiknya menunda perjalanannya terlebih dahulu,” kata mantan Dirut PT Jakpro itu.

Dia berharap pengecekan secara acak di Pelabuhan Tanjung Priok bisa dilakukan berulang-ulang dan konsisten. Setelah Pelabuhan Tanjung Priok, pengecekan secara acak melalui GeNose selanjutnya juga akan diterapkan di pelabuhan-pelabuhan lainnya.

“Semoga dengan dilakukannya pengecekan ini dapat menekan penyebaran Covid-19,” tutur Menhub.

Pada saat uji coba, terdapat 5 alat GeNose yang disiapkan oleh PT Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebelumnya, Teknologi pendeteksi vitus Covid-19 karya UGM itu digunakan secara permanen di stasiun kereta api dan terminal bus antar kota antar provinsi (AKAP).[]