Olahraga

Setelah Alessio, Siapa Menyusul Terima Surat Pemecatan?

Setelah Angelo Alessio, kini Liga 1 menyisakan enam pelatih saja yang belum dipecat sejak awal musim.


Setelah Alessio, Siapa Menyusul Terima Surat Pemecatan?
Pelatih asal Italia, Angelo Alessio, tak lagi menjadi Pelatih Persija Jakarta mulai pekan ini. (PERSIJA JAKARTA)

AKURAT.CO, Liga 1 Indonesia 2021-2022 tampaknya cukup umum dengan pemecatan pelatih. Pemecatan Angelo Alessio oleh Persija Jakarta adalah bukti terbaru dari kerasnya kenyataan di Liga 1.

Setelah Alessio, kini Liga 1 menyisakan enam pelatih saja yang belum dipecat sejak awal musim. Dengan sisa kompetisi, enam yang tersisa ini akan membuktikan daya tahannya.

Macan Kemayoran memang tampil buruk dalam 3 laga yang sudah dijalani di Seri 4 yang digelar di Bali bulan ini.

baca juga:

Meski mengawali Seri 4 dengan mengalahkan PSIS 2-1, Persija mendapatkan hasil buruk saat bertemu 2 tim zona degradasi yakni kalah 1-2 dari Persipura dan imbang 1-1 dengan Persela.

“Keputusan ini diambil murni karena alasan profesional. Persija memerlukan perubahan, dan ini adalah salah satu bagian yang harus dilewati untuk mengubah Persija ke arah yang lebih baik,” kata Presiden Klub Persija, Mohammad Prapanca, di akun instagram resmi klub.

Dengan pemecatan ini maka Angelo Alessio menjadi pelatih ke-13 yang didepak atau mengundurkan diri dari posisinya sepanjang Liga 1 musim ini.

Dari jumlah itu, 2 di antaranya berasal dari klub yang sama yakni PSIS Semarang yakni Imran Nahumarury dan Ian Andrew Gillian.

Dengan situasi ini, hanya tinggal 6 pelatih di 6 klub Liga 1 2021/2022 yang memimpin tim sejak awal musim dan masih aman dari pemecatan. Siapa saja mereka dan adakah yang akan segera tumbang? Berikut ulasannya:

Ada yang Mulai Didesak Mundur

Paul Munster – Bhayangkara FC

Paul Munster memimpin Bhayangkara FC sejak September 2019. Ia masuk menjelang putaran kedua Liga 1 2019 menggantikan Alfredo Vera, dan sukses membawa The Guardians finis di posisi keempat.

Eduardo Almeida – Arema FC

Eduardo Almeida mulai membesut Arema FC awal musim ini. Sebelumnya, pria Portugal ini pernah membesut Semen Padang di putaran kedua Liga 1 2019 meski gagal meloloskan klub itu dari degradasi.

Bersama Arema FC, Eduardo Almeida mengalami start lambat dengan Singo Edan baru meraih kemenangan di laga kelima. Namun, kini tim asal Malang itu bertengger di posisi kedua klasemen.

Stefano Cugurra Teco – Bali United

Sempat membesut Persija Jakarta pada 2017-2018 dan membawa Macan Kemayoran juara pada Liga 1 2018, Stefano Cugurra Teco bergabung dengan Bali United pada awal tahun 2019. Bersama Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra Teco juga berhasil menghadirkan trofi Liga 1 2019. Kinerjanya musim ini pun cukup baik. Meski tertahan di peringkat 5, Bali United cuma tertinggal 5 poin dari puncak.

Robert Rene Alberts – Persib Bandung

Robert Rene Alberts mulai membesut Persib Bandung pada 2019, beberapa pekan sebelum Liga 1 dimulai. Ketika itu, ia membawa Maung Bandung finis di posisi 6. Musim berikutnya, Persib dibawanya ke puncak klasemen sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi, saat baru berjalan 3 pekan.

Musim ini, kinerja Robert Alberts sejatinya cukup baik dengan membawa Persib ke peringkat 3. Namun, beberapa waktu terakhir muncul desakan dari Bobotoh untuk memecat eks juru taktik PSM Makassar ini. Mungkinkah ia akan menjadi pelatih ke-14 yang gugur dari Liga 1 musim ini?

Aji Santoso – Persebaya Surabaya

Pada Oktober 2019 lalu, Aji Santoso resmi melatih Persebaya Surabaya untuk ketiga kalinya menggantikan Wolfgang Pikal. Posisi itu kemudian ia emban hingga saat ini, usai menandatangani kontrak baru pada awal musim ini.

Musim ini, ia membawa Persebaya Surabaya berada di posisi 4. Ia juga sukses mengorbitkan sejumlah pemain seperti Ricky Kambuaya yang kini jadi andalan di timnas, serta Marselino Ferdinan yang baru berusia 17 tahun.

Widodo C. Putro – Persita Tangerang

Perjalanan Widodo C. Putro di Persita dimulai awal tahun 2019. Ketika itu, Pendekar Cisadane itu masih berkompetisi di Liga 2. Di akhir musim, ia berhasil membawa Persita promosi ke Liga 1.

Persita saat ini berada di posisi 10 klasemen, terendah di antara klub-klub di daftar ini. Namun, posisi itu cukup baik mengingat Persita bisa dianggap tim promosi karena kompetisi musim lalu hanya berjalan 3 pekan. Akibatnya, sejauh ini Widodo C. Putro aman dari isu pemecatan.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com