Olahraga

Setelah 40 Laga dan Emas Olimpiade, Povetkin Umumkan Pensiun

Mantan juara dunia tinju kelas berat WBA Alexander Povetkin memutuskan pensiun dari dunia tinju dalam usia 41 tahun.


Setelah 40 Laga dan Emas Olimpiade, Povetkin Umumkan Pensiun
Alexander Povetkin saat konferensi pers menjelang laga kontra Anthony Joshua di London, Inggris, Kamis (20/9). (REUTERS/Andrew Couldridge)

AKURAT.CO, Enam belas tahun karier profesional, 40 pertarungan, serta satu medali emas olimpiade menandai berakhirnya perjalanan petinju kelas berat asal Rusia, Alexander Povetkin. Ya, mantan juara dunia tinju kelas berat WBA itu memutuskan pensiun dari dunia tinju dalam usia 41 tahun.

“Tahun demi tahun telah mencapai batasnya,” kata Povetkin dalam konferensi pers di St Petersburg, Rusia, Minggu (13/6), sebagaimana dipetik dari Boxing Scene. “Saya punya segala macam cedera yang masih perlu perawatan. Waktunya telah datang untuk saya mengakhiri karier.”

Pertarungan terakhir Povetkin adalah tarung ulang menghadapi lawan asal Inggris, Dillian Whyte, di Gibraltar, Maret lalu. Dalam laga itu Povetkin gagal mempertahankan gelar juara dunia WBC Interim yang direbutnya dari Whyte pada pertemuan pertama di Brentwood, Inggris, Agustus 2020.

Promotor Povetkin, Andrey Ryabinskiy, mengakui bahwa dua pertarungan terakhir menghadapi Whyte menjadi ajang bagi petinjunya untuk mempertimbangkan pensiun. Povetkin akhirnya memilih berhenti setelah sempat tergoda naik ring kembali selepas kekalahan kontra Whyte.

“Sasha (sapaan Povetkin), tentu saja, kesal karena dia tidak bisa mengalahkan Dillian. Tetapi ini olahraga, Anda harus bersiap untuk hasil apapun,” kata Rabinskiy.

Povetkin melakukan pertandingan profesional pertamanya menghadapi petinju asal Jerman, Muhammad Ali Durmaz, di Kempten, Jerman, 11 Juni 2005. Sebelum naik ke level profesional, Russian Vityaz–julukan Povetkin–mengawalinya dengan meraih medali emas kelas berat super di Olimpiade Athena 2004.

Sejak kemenangan di laga perdana, Povetkin tak terkalahkan dalam 26 laga beruntun sampai ia mendapatkan kesempatan untuk menantang Wladimir Klitschko pada Oktober 2013 untuk merebut gelar WBA (Super), IBF, IBO, dan WBO. Namun, Povetkin kalah dan itu menjadi kekalahan pertama dalam kariernya.

Povetkin mendapatkan kesempatan kedua untuk merebut empat gelar ketika bertandang ke London, Inggris, menghadapi Anthony Joshua. Lagi, Povetkin gagal setelah kalah TKO dalam tujuh ronde sekaligus menjadi kekalahan keduanya.

Total, Povetkin telah melakukan 40 pertarungan dengan 36 kemenangan dan tiga kekalahan. Dari 36 kemenangan, Povetkin mencatatkan 25 KO ditandai dengan kemenangannya atas Ruslan Chagaev pada 2011 yang mengantarkannya menjadi juara dunia WBA sebagai gelar juara dunia pertamanya.[]