News

Seruan Unjuk Rasa Tolak PPKM, Wagub DKI Khawatirkan Ledakan Kasus Covid-19

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan aksi demonstrasi di saat seperti sekarang ini rawan memicu ledakan Covid-19 yang jauh lebih dahsyat.


Seruan Unjuk Rasa Tolak PPKM, Wagub DKI Khawatirkan Ledakan Kasus Covid-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2021) (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

Seruan Unjuk Rasa PPKM, Wagub DKI Khawatirkan Ledakan Covid-19

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengkhawatirkan adanya peningkatan kasus Covid-19 jika masyarakat masih nekat menggelar kegiatan di luar rumah saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 saat ini.

Hal itu disampaikan Ariza menanggapi seruan aksi unjuk rasa yang beredar di media sosial sejak kemarin. Demonstrasi sedianya lakukan pada hari ini, Sabtu (24/7/2021) di sejumlah tempat termasuk di Jakarta. 

Ariza mengatakan aksi demonstrasi di saat seperti sekarang ini rawan memicu ledakan Covid-19 yang jauh lebih dahsyat.

"Sekarang lagi masa pandemi kalau ada demo nanti terjadi kerumunan kalau ada kerumunan ada interaksi, maka terjadi penularan jadi jangan sampai niat demo yang dimaksudkan mungkin baik tapi malah menimbulkan kerumunan yang berkaitan nantinya dengan penularan Covid," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (24/7/2021).

Ketimbang harus menggelar aksi unjuk rasa dengan turun ke jalan yang berisiko tinggi akan penularan corona, Ariza menyarankan supaya para pengunjuk rasa merubah konsep demonstrasi mereka, misalnya menyampaikan protes tersebut lewat tulisan atau tindakan lain yang tak berpotensi menimbulkan kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan. 

"Silakan siapapun warga negara bangsa ingin menyampaikan aspirasi disampaikan secara tertulis boleh disampaikan langsung boleh dengan konsep dengan naskah akademik dan lain-lain prinsipnya siapapun boleh memberikan masukan untuk kepentingan bangsa dan negara tapi kalau demo-demo sekalipun diperbolehkan demo namun ini di masa pandemi tidak boleh ada kerumunan jangan sampai demo menimbulkan kerumunan yang berakibat penularan Covid-19," tuturnya.

Adapun tujuan unjuk rasa itu memprotes penerapan PPKM saat ini, peraturan ini dianggap sudah banyak bikin susah berbagai lapisan masyarakat. Dalam seruan itu, masyarakat diajak long march dari Kawasan Glodok menuju Istana Negara.

Terkait hal itu, Ariza mengatakan, PPKM yang diterapkan pemerintah saat ini tentu sudah dihitung matang-matang. Peraturan itu diterapkan untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19.