News

Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Berkegiatan, Bagaimana Kalau Hilang?

Sertifikat vaksin bisa didapat kembali dengan mudah


Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Berkegiatan, Bagaimana Kalau Hilang?
Petugas kesehatan bersiap memberikan vaksinasi pada warga di Puskesmas Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (21/6/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka opsi menjadikan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat bagi warga untuk berkegiatan. Untuk memeriksa status vaksin warga, Pemprov DKI akan memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (JaKi).

"Nanti aplikasi JAKI akan memudahkan, tinggal masukan nomor induk kependudukan, lalu akan muncul warna hijau sudah vaksin dua kali, warna kuning sudah vaksin satu kali, warna merah belum vaksin," kata Anies di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jendaral Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2021).

Anies menjelaskan, warga dengan status warna hijau di aplikasi dapat beraktivitas di mana saja. "Kalau Anda merah jangan pergi dulu karena berisiko," ucapnya.

Bagi warga yang belum bisa divaksin, baik karena alasan medis maupun penyintas Covid-19 yang membutuhkan jeda waktu sebelum divaksin, Anies menjelaskan terdapat pengecualian. Khusus untuk kategori ini masyarakat hanya perlu membawa surat keterangan dokter yang menyatakan mereka belum bisa divaksin karena alasan tertentu.

Sementara bagi warga yang tidak termasuk dalam pengecualian, diwajibkan menunjukkan bukti atau sertifikat vaksin minimal dosis pertama untuk masuk ke sejumlah tempat umum baik pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga perkantoran.

Lantas, bagaimana jika sertifikat vaksin COvid-19 milik Anda hilang?

Sertifikat vaksin dalam bentuk kertas yang hilang setelah melakukan vaksinasi Covid-19 bisa didapat kembali. Caranya mudah. Dokumen vaksinasi bisa diunduh lewat aplikasi JaKi dan dicetak ulang. Simak caranya seperti dilihat redaksi di akun resmi Pemprov DKI Jakarta, @dkijakarta, Senin (2/8/2021):

  • Buka Aplikasi JAKI
  • Ketuk banner pendaftaran vaksinasi Covid-19
  • Isi NIK dan nama lengkap (pendaftar 12-17 tahun dapat melihat NIK pada Kartu Keluarga)
  • Klik lihat sertifikat vaksinasi (data langsung terkonfirmasi dengan aplikasi peduliLindungi)
  • Simpan atau cetak sertifikat vaksin sebagai bukti telah divaksinasi.

Selain mengurus sertifikat vaksin yang hilang, bagi Anda yang ingin divaksin juga gampang. Berikut ini caranya.

  • Buka aplikasi JAKI
  • Ketuk banner pendaftaran vaksinasi Covid-19-Isi NIK dan nama lengkap (pendaftar 12-17 tahun dapat melihat NIK pada Kartu Keluarga)
  • Ketuk daftar vaksinasi Covid-19-Masukan kode dari petugas (jika ada) khusus peserta di lokasi mobil vaksin keliling
  • Isi identitas, alamat, kategori penerima vaksin, jadwal dan lokasi vaksinasi\
  • Wajib mengisi formulir pre-screening agar dapat mengunduh kartu kendali dan kartu vaksinasi
  • Mengunduh hasil pre-screening dan kartu vaksinasi
  • Formulir pre-screening berisi pertanyaan kesehatan yang diisi calon peserta vaksinasi
  • Hasil Pre screening (dalam bentuk kartu kendali) harus diunduh dan wajib dibawa saat vaksinasi dosis 1 dan 2 beserta kartu vaksinasi.[]