Ekonomi

Sering Terjadi Kecelakaan, Menilik Infrastruktur dari Tol Cipularang yang Terkenal 'Angker'

Menurut Kemenhub, aspek geometric di Tol Cipularang menjadi penyebab terjadinya banyak kecelakaan di Tol Cipularang.


Sering Terjadi Kecelakaan, Menilik Infrastruktur dari Tol Cipularang yang Terkenal 'Angker'
Petugas sedang evakuasi kecelakaan maut yang terjadi di tol cipularang. (antaranews.com)

AKURAT.CO Setiap mendengar kata 'Tol Cipularang' yang terlintas dipikiran pasti hal mistisnya, jalan tol yang dikelilingi oleh pemandangan indah serta sering berkabut ini tak ayal menjadikan banyak kesan mistis bagi masyarakat yang melintas di jalan tol ini.

Terlebih banyaknya peristiwa kecelakaan yang seringkali terjadi di ruas tol Cipularang pasti dikaitkan dengan dunia tak kasat mata di sana.

Akan tetapi, tahukah bagaimana sejarah pembangunan dari jalan Tol Cipularang ini sendiri?

baca juga:

Awal Pembangunan

Awal pembangunan ruas tol yang menghubungkan Cikampek-Purwakarta-Padalarang ini sudah direncanakan sejak 1991 oleh Konsorsium Citra Ganesha, yang terdiri atas perusahaan Grup Citra, Travalgar dan Jasa Marga.

Seiring berjalannya waktu, di tahun 1996, pembangunan Tol Cipularang tak kunjung terlaksana, padahal proyek ini sudah mendapatkan izin untuk pembangunan. Para kontraktor telah siap untuk membangun, tapi masalah dana diduga menjadi alasan pembangunan tak terlaksana.

Setahun kemudian, di tahun 1997 pembangunan tol kembali gagal dibangun akibat adanya krisis moneter yang melanda Asia Tenggara dan negara-negara lain, yang membuat pendanaan menjadi alasan kendala pembangunan tak kunjung terlaksana.

Akibatnya, pemerintah pada tahun itu justru mencabut izin konsorsium pembangunan tol Cipularang pada Juni 2001 demi efisiensi.

Dua tahun berselang yaitu pada 2003, proyek pembangunan Tol Cipularang akhirnya diprakarsai oleh Presiden RI saat itu, Megawati Soekarnoputri dalam rangka menyambut KTT Asia-Afrika.