Lifestyle

Sering Disepelekan, 4 Alasan Kamu Wajib Catat Siklus Menstruasi

Mencatat siklus menstruasi bisa membantumu  memahami bagaimana siklus menstruasi bekerja dari bulan ke bulan. Berikut 4 alasan utama kamu harus mencatatnya


Sering Disepelekan, 4 Alasan Kamu Wajib Catat Siklus Menstruasi
Pentingnya mencatat siklus menstruasi (PINK VILLA)

AKURAT.CO, Mencatat siklus menstruasi adalah hal sederhana yang kerap diabaikan wanita. Ya, padahal mencatat siklus menstruasi bisa membantumu memahami bagaimana siklus menstruasi bekerja dari bulan ke bulan. Kamu juga bisa memprediksi beberapa perubahan yang mungkin terjadi selama PMS.

Perubahan siklus menstruasi yang tidak teratur memang akan membuat cemas, namun hal ini penting dilakukan untuk  membantu untuk menjaga kesehatan, serta memastikan kualitas kesehatan reproduksimu.

Berikut Akurat.co menguraikan empat alasan mengapa kamu harus mencatat siklus menstruasimu:

Membantu dalam memprediksi perubahan suasana hati

Mencatat siklus menstruasi akan membantumu menghadapi Premenstrual syndrome atau PMS. PMS adalah serangkaian kombinasi gejala yang muncul jelang satu sampai dua minggu sebelum wanita. Salah satu gejala PMS yang banyak dihadapi wanita adalah perubahan suasana hati alias mood. 

Meski terdengar sepel, mood wanita yang sedang PMS biasanya sangat tidak menentu, bahkan tanpa disadari bisa menyakiti atau menggangu orang lain. Jadi, kamu bisa memberi tahu orang di sekitar jika mengalaminya untuk membantu mereka lebih memaklumi perubahan suasana hatimu.

Untuk mengetahui penyebab jerawat

Jerawat dan perut kembung adalah gejala PMS yang paling umum dilami wanita. Namun, ada kalanya kedua hal tersebut diakibatkan oleh hal lain. Jika tahu jadwal menstruasimu, maka kamu pun bisa membedakan mana jerawat dan perut kembung yang disebabkan PMS, dan yang disebabkan masalah lain.

Mengetahui waktu ovulasi

Mencatat siklus menstruasi akan membantumu mengetahui masa subur. Ini akan sangat membantu kamu yang sedang mencoba untuk hamil.

Masa subur terjadi di sekitar masa-masa ovulasi, yakni ketika ovarium melepaskan sel telur. Rata-rata masa subur perempuan mulai terjadi pada hari ke 10 sampai ke 17, intinya setelah hari pertama menstruasi. Namun, siklus menstruasi wanita berbeda-beda. Hitungan ini hanya berlaku bisa siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari.

Membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan

Jika  siklus menstruasimu mendadak berubah, maka kamu akan langsung mengetahuinya. Ya, meski banyak wanita mengabaikan menstruasi yang tertunda, namun hal ini perlu menjadi perhatian. Sebab, itu bisa saja menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius, termasuk tiroid, PCOS, kista, hingga penyakit celiac.

Tak hanya itu saja, ini juga akan membantumu menyadari berbagai  jenis gangguan menstruasi, seperti: 

  • Dysmenorrhoea atau kram perut akibat kontrkasi pada rahim.
  • Menorrhagia atau pendarahan berlebihan dalam waktu yang berlangsung lama.
  • Amenorrioea atau kondisi saat perempuan yang tidak mengalami menstruasi dalam periode tertentu, sehingga bisa menjadi tanda ketidaksuburan. 

Jadi, jika siklus menstruasimu terus berubah-ubah atau terjadi gejala yang tidak biasa, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Cara melacak menstruasi:

Saat ini, sudah ada aplikasi yang yang terkait dengan pelacakan menstruasi. Biasanya, aplikasi-aplikasi tersebut dapat menyimpan semua datamu dan akan secara otomatis mendeteksi siklus kamu, tanggal menstruasi, fase ovulasi, gejala dan banyak lagi.[]