Lifestyle

Sering Dianggap Normal Bagi Remaja, Yuk Pahami Penyebab Perilaku Antisosial

Perilaku antisosial pada remaja umumnya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sosial, seperti penolakan teman sebaya, tekanan atau bullying.


Sering Dianggap Normal Bagi Remaja, Yuk Pahami Penyebab Perilaku Antisosial
Ilustrasi - Memahami penyebab dan dampak perilaku antisosial pada remaja (Unsplash/Claudio Schwarz)

AKURAT.CO Setiap anak memiliki reaksi atau interaksi yang berbeda terhadap lingkungan sekitarnya. Ada yang mudah bergaul, pemberontak, suka berbohong, dan beberapa menarik diri dari sosial. 

Tetapi beberapa anak menunjukkan perilaku antisosial tingkat tinggi, melansir Healthline. Mereka memberontak dan melanggar aturan, mencuri,  menggunakan dan menjual narkoba, kasar secara fisik dan verbal, bahkan melakukan tindakan kriminal.

Anak-anak antisosial juga mungkin putus sekolah dan mengalami kesulitan mempertahankan pekerjaan dan hubungan yang sehat.

baca juga:

Perilaku antisosial ini paling sering terjadi pada masa remaja akhir serta dapat berkembang menjadi tindakan kriminal yang mengakar di masa dewasa, menurut Psychlopaedia. Bahkan perilaku-perilaku ini juga dapat menyebabkan gangguan kepribadian antisosial di masa dewasa. Tak heran bila perilaku antisosial sering meresahkan dan menimbulkan kekhawatiran. 

Berbagai macam teori yang berbeda dalam psikologi dan kriminologi berusaha menjelaskan mengapa orang berperilaku antisosial. Dalam psikologi, fokusnya sering pada perbedaan antara pelaku individu, dan memahami mengapa satu orang bertindak anti-sosial, sedangkan yang lain dari latar belakang yang sama tidak.

Akan tetapi, perilaku antisosial pada remaja umumnya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sosial, seperti penolakan teman sebaya, tekanan atau bullying. Kondisi lainnya yang dapat meningkatkan perilaku antisosial adalah kondisi rumah yang tidak stabil, pengabaian atau kurangnya pengawasan, pelecehan seksual, dan masih banyak lagi. 

Sedangkan Stonewater Recovery mengungkapkan bahwa perilaku antisosial dipengaruhi oleh : 

  • Orang tua yang kecanduan narkoba dan alkohol.
  • Orang tua yang menunjukkan perilaku antisosial itu sendiri.
  • Orang tua yang menderita depresi.
  • Orang tua yang memberikan kehidupan yang tidak stabil (pengasuhan yang buruk, kekerasan, dan tidak stabil)
  • Hubungan yang tidak menentu yang menjadi masalah di rumah dan di sekolah.
  • Kesulitan ekonomi harus dihadapi sejak usia dini.

Ini semua adalah keadaan yang dapat mempengaruhi cara seorang remaja berperilaku dan bertindak. 

Sebuah penelitian juga menyebut bahwa hiperaktif dan masalah neurologis juga dapat menyebabkan perilaku antisosial.