News

Serangan Israel ke Palestina Tewaskan 29 Orang, Sukamta: Ini Kekejian yang Nyata!

"Mengutuk serangan ini tentu tidak cukup, harus ada upaya nyata untuk hentikan kekejian ini."


Serangan Israel ke Palestina Tewaskan 29 Orang, Sukamta: Ini Kekejian yang Nyata!
Selama serangan 11 hari, yang menewaskan sedikitnya 260 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, para pelajar di Jalur Gaza Palestina terpaksa belajar di bawah suara dentuman roket. (AP Photo/Adel Hana)

AKURAT.CO, Kementerian Kesehatan Jalur Gaza, Palestina menyampaikan laporan korban akibat serangan Israel ke wilayah Gaza meningkat menjadi 29 orang tewas dan 214 orang luka-luka. 

Menanggapi itu, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan keprihatinan yang mendalam atas banyak korban sipil termasuk anak-anak yang berjatuhan akibat serangan tersebut. 

"Bombardir serangan udara Israel di pemukiman penduduk, ini jelas secara sengaja menyasar warga sipil. Ini kekejian yang nyata. Israel secara terang-terangan mengabaikan hukum internasional dan banyak prinsip kemanusiaan, " kata Sukamta dikutip Senin (8/8/2022). 

baca juga:

"Mengutuk serangan ini tentu tidak cukup, harus ada upaya nyata untuk hentikan kekejian ini." sambung dia. 

Maka dari itu, Wakil Ketua Fraksi PKS ini meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri untuk menggalang kekuatan menghentikan kebrutalan Israel. 

"Harus ada tekanan dari komunitas internasional untuk hentikan serangan Israel. Komunitas internasional juga perlu segera memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Saya berharap pemerintah Indonesia bisa melakukan inisiasi untuk menggalang kekuatan," tegas dia. 

Dirinya juga berharap komunitas internasional tidak menerapkan standar ganda dalam menangani konflik seperti invasi Rusia kepada Ukraina beberapa waktu lalu. 

"Jika komunitas internasional bisa bersikap tegas dan melakukan embargo ekonomi kepada Rusia karena menginvasi Ukraina, mestinya sikap tegas yang sama juga bisa dilakukan kepada Israel yang jelas-jelas telah melakukan pendudukan terhadap wilayah Palestina puluhan tahun lamanya. Dan terus melakukan aksi brutal pembunuhan dan pemboman terhadap warga sipil," tukas dia. 

Sebelumnya pada Sabtu, Israel mengatakan keberhasilannya untuk 'menetralkan' Brigade Al-Quds, melalui dua hari serangan Israel yang menargetkan PIJ.