News

Seperti Adelin Lis, Pelarian Anyi Berakhir di Singapura Gegara Paspor Palsu

Anyi juga ditangkap otoritas Singapura karena menggunakan paspor palsu.


Seperti Adelin Lis, Pelarian Anyi Berakhir di Singapura Gegara Paspor Palsu
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Setelah Adelin Lis, Kejaksaan Agung kembali akan memulangkan buronan kasus pembunuhan dari Singapura, Hendra Subrata alias Anyi.

Anyi merupakan terpidana dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar). Anyi juga ditangkap otoritas Singapura karena menggunakan paspor palsu.

"Saat ini berada di Singapura dengan menggunakan passport atas nama Endang Rifai akan segera dideportasi dan dieksekusi," kata Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung di Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Leo menjelaskan, pada 18 Februari, Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejagung dihubungi Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura. Disampaikan bahwa ada seorang WNI yang bernama Endang Rifai berada di KBRI Singapura.

Endang, hendak memperpanjang paspornya. Setelah dicek identitasnya bahwa Endang Rifai adalah orang yang sama dengan seorang WNI bernama Hendra Subrata alias Anyi dan merupakan terpidana yang masuk dalam buronan dan DPO Kejaksaan Republik Indonesia, dalam hal ini Kejari Jakbar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 19 Februari 2021 telah berkomunikasi dan meminta bantuan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Singapura agar dapat membantu pemulangan buronan Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Subrata ke Indonesia.

"Pemulangan Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai dilakukan bersamaan dengan pemulangan buronan terpidana Adelin Lis menggunakan pesawat khusus yang telah dipersiapkan Kejaksaan Republik Indonesia (pesawat carter)," ungkapnya.

Namun pemulangan terpidana Hendra alias Anyi alias Endang Rifai tersebut tidak bisa dilakukan bersama-sama dengan Adelin Lis.

Rencananya, yang bersangkutan akan dipulangkan dan tiba di Indonesia pada Sabtu, 26 Juni 2021.