Tech

Sepeda Harley-Davidson Laku Rp204 Juta, Begini Sejarahnya

Harley-Davidson mengumumkan peluncuran sepeda listrik baru yang akan mulai dijual pada Maret


Sepeda Harley-Davidson Laku Rp204 Juta, Begini Sejarahnya
Seorang pria sedang berjalan menggunakan sepeda listrik Harley Davidson (dok. serial1.com)

AKURAT.CO, Perusahaan motor Amerika Serikat (AS), Harley Davidson kini telah memproduksi sepeda elektrik (e-cycle) untuk dijual ke pasar global. Melalui brand Serial 1 miliknya, Harley Davidson pun baru saja meluncurkan sebuah sepeda listrik dengan nama Mosh/Chopper yang hadir layaknya sepeda pada umumnya.

Pihak Serial 1 pun baru saja melakukan lelang terhadap sepeda listrik tersebut secara online dan berhasil terjual dengan harga US$14.200 atau setara dengan Rp204 jutaan. Ini adalah harga yang cukup tinggi di kalangan sepeda sejenisnya. 

Dikutip dari the verge, pada Selasa (27/10/2020) lalu, Harley-Davidson mengumumkan peluncuran sepeda listrik baru yang akan mulai dijual pada Maret 2021. Karena itu Harley-Davidson juga sudah membentuk divisi e-bike sebagai perusahaan terpisah, bernama Serial 1 Cycle.

Produk ini, disebut Serial 1, adalah "drama nostalgia." Sebab, nama Serial 1 mengacu pada “Serial Number One,” julukan untuk sepeda motor tertua Harley-Davidson yang dibuat pada tahun 1903.

Desain sepeda, dengan ban putih, sadel dan handgrip kulit, serta rangka hitam yang ramping, terlihat dalam prototipe pertama sepeda ini. Ide pembentukan perusahaan baru Harley ini berangkat dari apa yang awalnya dilakukan di bagian pusat pengembangan produk Harley-Davidson.

Sepeda listrik Mosh/Chopper tersebut pun hadir dengan tampilan layaknya sepeda retro yang memiliki rangka rendah dan juga stang tinggi. Selain itu, sepeda listrik ini juga memiliki rangka berwarna biru yang membuatnya terlihat lebih mencolok.

Serial 1 sendiri mengatakan, bahwa pihaknya menghadirkan Mosh/Chopper sebagai sepeda kustom dengan tema era 60-an yang terinspirasi dari Mosh/Cty dan dibekali dengan motor listrik. Terlebih, untuk membuat tampilan sepeda listrik ini menjadi lebih bersih, pihaknya menghadirkan sistem kabel yang terpasang secara internal di dalam rangka sepeda listrik tersebut sehingga pengguna tidak akan melihat kabel sama sekali di sepeda listrik tersebut.

Disebutkan sepeda listrik Mosh/Chopper ini juga bisa melaju dengan kecepatan maksimal 32 kilometer/jam dan baterai yang terdapat di sepeda ini mampu membuatnya melaju hingga jarak 168km dalam satu kali pengecasan penuh.

Data the Light Electric Vehicle Association, AS menyebutkan, bahwa penjualan sepeda listrik di AS meledak sejak terjadinya pandemi Covid-19, meskipun sebagian besar e-bikes diimpor dari luar negeri. Tahun lalu, AS mengimpor sekitar 270.000 e-bike. Tahun ini, total diperkirakan akan berakhir di angka 500.000 dan 600.000 sepeda listrik.

Diketahui, Harley bukanlah merek sepeda motor pertama yang melakukan langkah semacam ini. Triumph yang berbasis di Inggris sudah meluncurkan prototipe sepeda listrik sendiri, Trekker GT, awal tahun ini. Lalu, Ducati, produsen motor sport Italia, sudah meluncurkan e-bike pertamanya tahun lalu.

Mereka juga bersaing dengan perusahaan pengembang e-bike yang mengalami kemajuan pesat seperti Rad Power Bikes, Pedego, dan X-Treme Electric Bikes.