News

Sepanjang 2021, Polri Berhasil Tangkap 24.878 Tersangka Kasus Narkoba

Beberapa diantaranya sudah divonis di pengadilan


Sepanjang 2021, Polri Berhasil Tangkap 24.878 Tersangka Kasus Narkoba
Kapolri

AKURAT.CO, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa institusinya telah mengungkap 19.229 kasus penyalahgunaan narkoba selama tahun 2021.

Dari jumlah tersebut, Polri berhasil mengamankan sebanyak 24.878 tersangka yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.

"Selama tahun 2021 Polri telah mengungkap sebanyak 19.229 kasus narkoba dengan mengamankan 24.878 tersangka," kata Kapolri Listyo Sigit dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu(16/6/2021).

Dengan adanya pengungkapan kasus tersebut, kata dia, diperoleh barang bukti sabu-sabu seberat 7.696 kilogram, ganja 2.100 kilogram, heroin 7,3 kilogram, tembakau gorila 34,3 kilogram, dan ekstasi 239.277 butir.

Menurut dia, barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut apabila dikonversikan bernilai Rp11,66 triliun.

"Nilai barang bukti yang diamankan senilai Rp11,66 triliun dan menyelamatkan 39,24 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Kapolri memaparkan berbagai modus pengiriman narkoba dengan tehnik baru juga berhasil diungkap. Seperti disamarkan atau dibungkus dalam berbagai barang yang diimpor ke Indonesia maupun melalui metode ship to ship atau penyelundupan antarkapal melalui pelabuhan tikus.

Dia menjelaskan, masuknya narkoba ke Indonesia tidak terlepas dari pengaruh sindikat narkoba internasional, yaitu Sindikat "Golden Triangle", sindikat "Golden Crescent", dan Sindikat Indonesia-Belanda.

"Penegakan hukum terhadap peredaran narkoba akan terus kami lakukan sebagai upaya pemberantasan dari hulu namun ke depan Polri akan mengupayakan dengan kegiatan Kampung Tangguh Narkoba," katanya.

Sigit mengatakan dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba masyarakat bisa memiliki daya cegah, daya tangkal, dan perang terhadap penyalahgunaan narkoba di tingkat kampung.

Dia berharap setelah masyarakat memiliki masyarakat bisa lebih berani dalam melaporkan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal mereka.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co