News

Sepakan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Wagub DKI Klaim Nihil Kasus Covid-19 di Sekolah

Adapun uji coba ini dilakukan di 85 sekolah di semua jenjang pendidikan yang tersebar di lima kota administrasi Jakarta


Sepakan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Wagub DKI Klaim Nihil Kasus Covid-19 di Sekolah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku tidak ada penemuan kasus Covid-19 di sekolah yang sudah sepekan melakoni uji coba pembelajaran tatap muka. Adapun uji coba ini dilakukan di 85 sekolah di semua jenjang pendidikan yang tersebar di lima kota administrasi Jakarta.

Ariza mengklaim, pihaknya melakukan pengecekan secara berkala, sejauh ini tidak laporan soal kasus menular itu di sekolah baik kepada peserta didik maupun kepada tenaga pendidik.

"Alhamdulillah sampai hari ini baik pelaksanaan (uji coba tatap muka) di sekolah. Fasilitasnya terus kami tingkatkan, tenaga pendidiknya juga sudah divaksin dan sejauh ini belum ada laporan positif," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selasa (13/4/2021).

Nihilnya kasus corona di lingkungan sekolah, lanjut Ariza, berkat penerapan protokol kesehatan yang ketat selama uji coba dihelat. Hal ini lanjut Ariza tidak terlepas dari peran orangtua yang juga rutin mengingatkan anak-anaknya mematuhi peraturan kesehatan demi menghindari penularan wabah mematikan itu.

"Ini sangat bergantung pada kita orangtua di rumah yang memastikan anak-anak kita melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya.

Walau mengklaim sekolah-sekolah aman dari paparan corona, namun Ariza juga waswas terjadi penularan coroan ketika para peserta didik ini pulang dan pergi ke sekolah menggunakan kendaraan umum. Dia meminta orangtua dan para peserta didik mengingatkan anak muridnya untuk senantiasa menjaga jarak di dalam angkutan umum.

"Siapkan juga masker cadangan untuk anak-anak kita, cuci tangan setelah sampai rumah, jaga jarak terlebih bagi anak kita yang menggunakan kendaraan umum, harus diperhatikan jaraknya," kata dia.

Ariza berharap uji coba sekolah tatap muka ini bisa berjalan lancar tanpa adanya hambatan, agar pada tahun ajaran baru pada Juli 2021, sekolah tatap muka terbatas sudah bisa dimulai di Ibu Kota.

"Mudah-mudahan jangan sampai ada laporan yang tidak baik," tuntasnya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co