Arya Sandiyuda

Entertainment

Senyatanya Kemenangan bagi Pejuang

Film Tjoet Nja Dhien (1988) yang dihadirkan kembali (2021) membantu kita yang hidup di masa sekarang tersambung dengan suasana bathin para pejuang


Senyatanya Kemenangan bagi Pejuang
Asymmetric

AKURAT.CO Film Tjoet Nja Dhien (1988) yang dihadirkan kembali (2021) membantu kita yang hidup di masa sekarang tersambung dengan suasana bathin para pejuang kemerdekaan. 

Saya memeras beberapa refleksi penting setelah menyimak film ini, setidaknya dalam tiga saripati: 

Pertama, Tjoet Nja Dhien beserta para pejuang kita di film ini menunjukkan kecerdasan jauh melampaui rata-rata manusia biasa dalam menghadapi rintangan atau kesulitan yang maha dahsyat, bertubi-tubi, dalam jangka waktu yang sangat lama. Seakan istilah yang populer kini disebut Adversity Quotient (AQ) masih memerlukan istilah baru untuk mencapai kesepadanan realita ujian sangat berat tersebut. 

Kedua, Tjoet Nja Dhien dan para pejuang dalam situasi ketidaksederajatan dan ketimpangan (Asymmetric) ketika berhadapan dengan penjajah yang sangat unggul dalam sumber daya ekonomi, kekuasaan lobi politik, dan persenjataan, namun pengendalian ruang, waktu, seluk-beluk lingkungan (space-time-terrain), membuat mereka mampu bertahan sangat lama dengan mengoptimalkan semua 'gatra' lainnya: geografi, alam, penduduk, nilai ideologis, sosial budaya sebagai instrumen perjuangan. 

Ketiga, betapapun Tjoet Nja Dhien dan pejuang kita menghadapi kerasnya tekanan, besarnya imbalan, dan terbatasnya kelengkapan, namun kehormatan, kesetiaan, dan keberanian yang tetap bersemayam di pangkal hati dan pikiran (heart and mind) Tjoet Nja Dhien dan para pejuang kita telah menjadi pemenang sejati, apapun hasil "kalah-menang" yang terjadi di lapangan pertempuran (battlefield). Kesejatian nilai ini yang di kemudian hari berbuah pada kemenangan, kemerdekaan, kemanusiaan, dan kesetaraan. 

Film Tjoet Nja Dhien sebagai sejarah tidak pernah statis, ia penuh makna hakiki yang dinamis dan relevan untuk direfleksikan dalam menghadapi tantangan hari ini. Generasi baru bangsa Indonesia, adik-adik, anak-anak kita sangat perlu menonton film ini. 

ASY (25/5/2021)

Irma Fauzia

https://akurat.co