News

Sentuh Angka Tertinggi Selama Empat Bulan Terakhir, Jumlah Kasus Covid-19 Hari Ini Nyaris 10 Ribu

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di tanah air melonjak drastis lagi


Sentuh Angka Tertinggi Selama Empat Bulan Terakhir, Jumlah Kasus Covid-19 Hari Ini Nyaris 10 Ribu
Stiker situasi Covid-19 pernah hari ini

AKURAT.CO  Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di tanah air melonjak drastis lagi. Imbauan dan larangan mudik lebaran 2021 yang tak dipatuhi itu rupanya berbuah petaka. Bahkan, hingga Rabu sore ini, (16/6/2021), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di tanah air telah menyentuh angka kasus tertinggi sejak 22 Februari lalu hingga akhir Mei. Pada 22 Februari silam, jumlah kasus harian juga tembus 10.180 kasus. 

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 hingga Rabu (16/6/2021), penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mendekati angka 10.000 kasus. Ya, berdasarkan data Satgas Covid-19, ada 9.944 kasus baru Covid-19 hanya dalam waktu seharian ini. Penambahan kasus itu juga sejalan dengan total kasus Covid-19 di Indonesia yang hari ini mencapai 1.937.652 kasus.

Selain menambah angka kumulatif kasus harian Covid-19 di tanah air, jumlah kasus kematian juga bertambah 196 orang. Sehingga total korban jiwa akibat virus itu mencapai 53.476 orang. 

Di tengah pesimisme itu, tetap terselip kabar baik. Setidaknya tergambar dari jumlah pasien yang sembuh se-Indonesia per hari ini. Ya, Satgas Cobid-19 mencatat ada 6.229 orang sembuh dari virus yang mengancam keselamatan nyawa penderitanya itu. Sehingga, total orang yang sembuh hingga saat ini bertambah menjadi 1.763.870 orang. 

Adanya peningkatan kasus itu bisa dilihat dari wara wiri pasien yang masuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran.

Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Mayjend TNI Tugas Ratmono memastikan bahwa dalam hitungan hari kedepan, tempat tidur (TT) di RSD Covid-19 untuk isolasi pasien Covid-19 sudah penuh.

Kondisi itu tak bisa dihindari bila jumlah pasien yang Covid-19 yang masuk tiap hari sama seperti seminggu belakangan ini. Yakni di kisaran 500-600 orang perhari. 

Seperti diketahui, kinerja vaksinasi Cobid-19 di tanah air terus ditingkatkan. Sehingga target untuk mewujudkan kekebalan kelompok bisa tercapai lebih cepat. Meskipun vaksin bukan untuk menghindarkan penerima dari virus Covid-19, tetapi vaksin membantu meningkatkan kekebalan tubuh (imunitas).

Sehingga bisa meminimalisasi potensi penularan. Bahkan, beberapa kali Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, andai pun tertular setelah divaksin, kondisinya tak akan separah bila belum divaksin.[]