News

Senin Depan, Polisi Gelar Perkara Kasus Mantan Kapolsek Tabrak Mahasiswa UI Hingga Tewas

Senin Depan, Polisi Gelar Perkara Kasus Mantan Kapolsek Tabrak Mahasiswa UI Hingga Tewas
Ilustrasi. (Pexels/Kat Wilcox)

AKURAT.CO Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Muhammad Hasya Attalah Syaputra, di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Hasya diduga ditabrak oleh mantan Kapolsek Cilincing, AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono. 

Kepala Satlantas Polres Jaksel, Kompol Joko Sutriono, mengungkapkan bahwa pelaku yang merupakan purnawirawan Polri itu diwajibkan melakukan wajib lapor setiap satu pekan.

baca juga:

"Diperiksa, sudah. Malah dia lakukan wajib lapor absensi mingguan. Wajib lapor hari Kamis," ujarnya dalam keterangan yang diterima Sabtu (26/11/2022).

Joko mengatakan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa lima orang saksi yang diduga mengetahui insiden tersebut.

"Saksi sudah diperiksa, ada lima orang, termasuk pelaku dan teman korban yang naik motor di belakangnya," jelasnya.

Menurut Joko, pihaknya akan melakukan gelar perkara kasus tersebut pada Senin (28/11/2022) mendatang.

"Iya, penyelidikan ke penyidikan. Tinggal pihak (Subdit Gakkum Ditlantas) Polda. Kalau bisa menentukan tersangka, baru keluar Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP)," jelasnya. 

Di sisi lain, Joko menyebut pihaknya bakal menggandeng sejumlah ahli dan Divisi Propam Polri dalam penyelidikan kasus tersebut.

"Nanti kita undang dari ahli, Gakkum dan Propam biar tahu kita sudah tangani masalah ini sesuai SOP. Bukan kita mendiamkan," ungkapnya.

Adapun, insiden yang menewaskan Hasya terjadi pada 6 Oktober 2022 lalu. 

Kasus tersebut mulai mencuat ke permukaan publik melalui unggahan sebuah akun Facebook yang menyebar pada Jumat (25/11/2022).

Unggahan memperlihatkan foto Hasya, korban tewas akibat ditabrak mobil Pajero yang dikemudikan AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono.

"Sampai hari ini belum ada proses hukum oleh Polres Jakarta Selatan, bahkan yang nabrak tidak ditahan seharipun, mentang penabraknya mantan Polri," tulis narasi dalam unggahan.

Adi Syaputra, ayah dari Hasya membenarkan bahwa anaknya meninggal dunia lantaran ditabrak mobil.

Dia menjelaskan bahwa ketika itu Hasya hendak pulang ke tempat kos mengendarai sepeda motor seorang diri usai mengikuti kegiatan kampus. Dalam perjalanan Hasya terjatuh karena ada orang yang menyeberang jalan secara tiba-tiba.

Lalu, dari arah berlawanan, AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono yang mengendarai mobil Pajero menabrak dan melindas Hasya yang saat itu tengah jatuh di jalan.

Adi mengatakan, kasus kematian anaknya itu sampai saat ini masih menggantung dan belum juga direspons oleh pihak kepolisian meski sudah diurus.

Adi mengaku tidak mengetahui anaknya meninggal di tempat kejadian atau saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sebab, berdasarkan keterangan rekan-rekan Hasya, pelaku tidak mau mengantarkan korban ke rumah sakit.