News

Senda Gurau Hingga Tangisan Anak Merupakan Beberapa Fakta Suami Gorok Leher Istri di Sunter

Senda Gurau Hingga Tangisan Anak Merupakan Beberapa Fakta Suami Gorok Leher Istri di Sunter
Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Supriyanto menunjukkan barang bukti golok yang digunakan pelaku untuk menghabisi istrinya sendiri (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Anton Nuryanto terus meratapi nasibnya dari balik jeruji besi. Pria 37 tahun ini harus menghabiskan sisa hidupnya di penjara setelah berusaha menghabisi nyawa istrinya sendiri. Ironisnya aksi Anton dilakukan hanya karena masalah sepele, yakni sang istri menolak untuk berhubungan badan di rumah kontrakan Jalan Ancol Selatan II, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2019) kemarin.

Dalam kasus ini, ada beberapa fakta yang menarik dirangkum oleh AKURAT.CO sebagai berikut.

1. Sempat bersenda gurau.

baca juga:

Sebelum menggorok leher sang istri, pasangan suami-istri ini sempat berbicang santai empat mata di dalam kamar. Keduanya pun begitu hangat karena sesekali diselimuti canda dan tawa. Ketika ngobrol empat mata, Fauziah sempat mengelus elus perut Anton hingga birahinya tidak terbendung lagi. Dengan kondisi syahwat yang memuncak, Anton mengajak sang istri berhubungan badan.

2. Ajakan Anton Ditolak.

Namun entah apa yang ada di pikiran Fauziah menolak sang suami untuk berhubungan badan. Bujuk rayu Anton untuk bersetubuh dengan sang istri telah dilakukan. Tetapi hasilnya tetap tolakan yang keluar dari murlu Fauziah. Karena kesal tolakan yang terus didengar dari sang istri, birahi Anton berubah menjadi amarah. Ia pun mencari sebilah golok yang ada di kontrakan sepetak untuk melukai sang istri.

3. Fauziah Melawan Ayunan Golok Anton.

Buntut dari penolakan tersebut, Anton seperti kemasukan setan, menghantam orang yang pernah dicintainya itu. Dengan golok, Anton merobohkan Fauziah dan berusaha menacapkan senjata tajam tersebut ke muka sang istri. Wanita 34 tahun itu sempat menangkisnya dengan tangan hingga mengalami luka robek.

4. Disaksikan Dua Anaknya

Layaknya orang yang kemasukan setan, Anton tidak mempedulikan ketika dua anaknya yang berusian 14 dan 7 tahun menyaksikan dirinya menganiaya sang istri. Saat itu, kedua anaknya melihat kekejaman sang ayah membacok ibunya hingga menggorok lehernya. Anton seperti tersadar ketika darah keluar dari tubuh Fauziah. Meski lehernya digorok, Fauziah masih bisa berteriak meminta tolong hingga akhirnya didengar oleh warga sekitar. Anton berusaha melarikan diri, namun warga yang geram dengan ulah Anton, menghakiminya. Korban dibawa ke RSUD Koja oleh warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan medis. Beruntung nyawa Fauziah masih bisa diselamatkan dan harus menjalani perawatan intensif.

5. Anton Menyesali Perbuatannya.

Dihadapan awak media, ia hanya bisa tertunduk malu dan menyesali perbuatannya yang kejam kepada sang istri. Ia berharap, ada pintu maaf dari Fauziah atas perbuatannya.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu