News

Sempat Viral, Sapi Terpendek di Dunia ini Mati karena Sakit Perut

Rani memiliki tinggi 50,8 cm dan berat hanya 26 kg.


Sempat Viral, Sapi Terpendek di Dunia ini Mati karena Sakit Perut
Rani memiliki tinggi 50,8 cm dan berat hanya 26 kg. (AFP)

AKURAT.CO Rani, sapi terpendek di dunia telah meninggal dunia. Dengan tinggi 50,8 cm dan berat hanya 26 kg, Rani menjadi terkenal pada Juli 2021 setelah video dan gambar perawakannya menjadi viral.

Dilansir dari situs Guiness Wordl Records, sapi berusia dua tahun itu tinggal di sebuah peternakan dekat Dhaka, Bangladesh. Sapi Bhutti dihargai karena dagingnya. Namun, pemilik Rani, Kazi Sufian, dengan cepat menyadari bahwa Rani tidak dapat dijual untuk tujuan itu.

Selain menjadi sapi terkecil yang pernah dilihat Kazi, dia sadar bahwa Rani mungkin sapi terkecil yang pernah dilihat siapa pun.

"Bhutti lain di pertanian dua kali ukuran Rani," jelasnya.

Perawakan pendek Rani disebabkan oleh perkawinan sedarah genetik. Akibatnya, dia tidak mungkin tumbuh lebih besar.

Kazi menunggu hingga Rani berusia hampir dua tahun sebelum mempertaruhkan klaimnya sebagai sapi terpendek di dunia. Dia pikir itu akan menjadi cara yang bagus untuk memberi tahu dunia tentangnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa ribuan orang nekat melanggar lockdown nasional virus corona di Bangladesh demi melihat Rani. Rani menjadi 'selebritas' dadakan setelah sejumlah surat kabar dan stasiun televisi menyorotinya di sebuah peternakan di dekat Dhaka.

Foto sapi kerdil berusia 23 bulan tersebut viral di media sosial dan memancing antusiasme turis dadakan.

"Lebih dari 20.000 orang muncul di pertanian minggu ini untuk melihat Rani dan berfoto selfie dengannya."

Sayangnya pada 19 Agustus 2021, Rani meninggal dunia setelah menderita sakit perut.

Menurut laporan lokal, ini disebabkan oleh makan berlebihan dan akumulasi gas di perut. Rani dilarikan untuk menerima perawatan, namun, dokter hewan tidak dapat menyelamatkannya. []