News

Sempat Sentuh 113 Ribu, Kini Kasus Aktif Covid-19 di DKI Hanya 14.451 Orang

Saat ini jumlah kasus aktif DKI tersisa 14.451 pasien yang dirawat di RS atau isoman. Sebelumnya, jumlah kasus aktif di Jakarta naik hingga 113 ribu kasus.


Sempat Sentuh 113 Ribu, Kini Kasus Aktif Covid-19 di DKI Hanya 14.451 Orang
Petugas melakukan pengecekan ruang isolasi pasien COVID-19 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Matraman, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Penanganan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta patut diapresiasi karena berhasil menekan laju penularan virus selama ledakan gelombang kedua sejak Mei hingga Juni 2021.

Saat ini jumlah kasus aktif di Jakarta tersisa 14.451 pasien yang dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. Sebelumnya, jumlah kasus aktif di Jakarta naik hingga 113 ribu kasus pada puncak ledakan gelombang kedua 16 Juni 2021.

"Jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 14.451 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia kepada wartawan, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Adapun jumlah kasus aktif yang tercatat saat ini merupakan jumlah kasus yang ditemukan Dinas Kesehatan DKI setelah menggelar tes PCR di lima kota administrasi DKI Jakarta. Jumlah kasus yang ditemukan adalah 2.981.

"Sebanyak 21.437 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.981 positif dan 18.456 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 10.802 orang dites, dengan hasil 409 positif dan 10.393 negatif," tuturnya.

Sementara jumlah kasus Covid-19 di DKI secara keseluruhan terhitung mulai Maret 2020 hingga sekarang ini sudah mencapai 823.346 orang. Dari total tersebut sebanyak 796.381 orang dinyatakan telah sembuh dari paparan wabah mematikan. Jumlah itu didapat setelah Dinkes DKI mencatat sebanyak 2.453 pasien sembuh pada hari ini.

"Tingkat kesembuhan 96,7 persen. Tingkat kesembuhan Nasioanal 82,3 persen," tuturnya.

Lalu, jumlah pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 12.514 setelah Dinkes DKI mencatat 81 kematian pada hari ini. Tingkat kematian di DKI Jakarta 1,5 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,2 persen. Persentase kasus positif ini juga telah menurun drastis sebelumnya sempat naik hingga 45 persen pada puncak ledakan gelombang kedua.