Ekonomi

Sempat Heboh Dituntut Karyawan, Perusahaan Ini Ngaku Telah Lunasi Hak THR

PT Indomarco Prismatama perusahaan pengelola Indomaret mengaku bahwa telah membayar THR kepada karyawan


Sempat Heboh Dituntut Karyawan, Perusahaan Ini Ngaku Telah Lunasi Hak THR
Ilustrasi - THR (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO  PT Indomarco Prismatama perusahaan pengelola Indomaret mengaku bahwa telah membayar Tunjangan Hari Raya (THR) 2020 kepada karyawan sesuai ketentuan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/ Buruh di perusahaan sebesar 1 bulan upah. Pemberian THR telah dibayarkan 1 minggu sebelum Hari Raya Lebaran.

" Seluruh karyawan telah mendapatkan haknya. termasuk THR 2020 sudah diberikan dengan jumlah dan waktu sesuai peraturan Menaker No. 6 tahun 2016," tegas Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Wiwek mengklaim selama lebih dari 30 tahun Manajemen Indomaret tidak pernah menunggak pemberian THR kepada karyawan. Hak mereka diberikan sesuai peraturan pemerintah.

" Sebagai bagian dari masyarakat, Indomaret terus melayani sebaik-baiknya kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, manajemen mengajak karyawan dan masyarakat luas untuk melakukan kegiatan produktif guna mendukung pemerintah dalam memulihkan perekonomian nasional di masa pandemi, " terangnya.

Sementara itu, menurutnya mengenai peristiwa perusakan yang dilakukan oleh salah satu karyawan Indomaret pada tahun 2020, pihak Indomaret telah sepenuhnya menyerahkan kepada proses hukum yang saat ini tengah berjalan.

"Diharapkan semua pihak menghargai proses hukum yang berlangsung saat ini, " tambahnya.

Sekadar informasi, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengutuk keras dijadikannya seorang buruh PT Indomarco Prismatama sebagai tersangka dan kini menjalani persidangan di pengadilan. Permasalahan ini, kata Said Iqbal, berawal dari desas-desus akan adanya pemotongan THR yang dilakukan manajemen Indomaret menjelang Lebaran tahun 2020 lalu. 

Saat itu, Anwar Bessy yang notabene seorang sopir pengiriman barang-barang ke Toko Indomaret bersama ratusan buruh yang lain berkumpul dan melakukan protes kepada manajemen Indomaret mengenai adanya pemotongan THR. Aksi protes itu berlangsung selama 2 hari, tanggal 8 Mei dan 11 Mei 2020 berlokasi di Distribution Center (DC) Ancol, Jalan Ancol Barat 7 No. 2 Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Said Iqbal mengaku menerima informasi ada gypsum yang rusak di hari ketika aksi itu dilakukan. Namun demikian, kerusakan itu tidak direncanakan sebelumnya oleh Anwar Bessy dan cenderung terjadi tanpa kesengajaaan.

Denny Iswanto

https://akurat.co