Entertainment

Sempat Ditentang Suami, Begini Perjuangan Dian Sastro Sembuhkan Anaknya yang Idap Autisme

Anaknya mengidap autisme, Dian Sastro cerita perjuangan untuk terapi.


Sempat Ditentang Suami, Begini Perjuangan Dian Sastro Sembuhkan Anaknya yang Idap Autisme
Rahasia Kecantikan Dian Sastrowardoyo (Instagram/therealdisastr)

AKURAT.CO, Aktris Dian Sastro menceritakan bahwa sang buah hatinya, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo ternyata mengidap gangguan autisme.

Ia pun harus berjuang membawa sang anak untuk menjalani terapi. 

Dian bilang bahwa keputusannya membawa anaknya menjalani terapi itu sempat tidak disetujui oleh sang suami, Maulana Indraguna Sutowo.

"Kita anak pertama, masih bayi dan kita belajar itu di bulan pertama. Gue belajar hal baru. Gue juga yang meyakinkan bahwa ini perlu banget terapi," kata Dian Sastro yang ditayangkan di akun YouTube Daniel Mananta Network yang diunggah 3 hari yang lalu. 

"Namun, kata Dian, pada waktu itu sang suami bilang, nggak kok ini (putranya) normal. "Kamu terlalu berlebihan. Jadi masih ada gitu-gitu," ujar Dian. 

Setelah tidak disetujui sang suami, pemeran utama film Ada Apa Dengan Cinta itu pada akhirnya mengikuti kata hatinya. 

Ia membawa sang anak untuk terapi pakai uang sendiri tanpa dukungan dari suami Maulana Indraguna Sutowo.

"Untungnya gue tetep keukeuh untuk terapi, gue bayarin bodo deh. Lo nggak bisa ngomong apa-apa karena elo nggak gue tagih juga," ujar Dian. 

"Dari situ, dia (Indra) mulai memahami dan membiayai untuk terapi, karena terapi itu gak murah," sambungnya. 

Selain itu, penolakan juga datang dari keluarga. Keluarga meminta Dian Sastro agar tidak perlu menyikapi soal kondisi anak secara berlebihan.

Namun Dian mempunyai insting terhadap anak pertama, yaitu keyakinan harus membawa putranya terapi. 

"Itu insting ibu sih, semua insting itu ada di ibu atau cewe yang baru punya anak. Tapi kita kan hidup di budaya yang lebih dengerin apa kata orang tua," tuturnya. 

"Jadi waktu bersikeras terapi itu gue diomongin sama keluarganya (kalau nggak perlu diterapi) di meja makan. Gue iyain tapi gue tetep jalanin," ucap Dian. 

"Terapi juga bukan cuma aib kok," sambungnya. 

Dian Sastro merasa bisa membawa anaknya terapi karena mampu secara keuangan yang dimilikinya dari hasil kerja. 

"Gue tetep bisa lakukan itu karena gue mapan secara keuangan. Sehingga gue bisa ambil tindakan berdasarkan pemikiran gue," imbuhnya.

Usaha dan perjuangan membuahkan hasil. Dian Sastro akhirnya menunjukkan perubahan yang signifikan dari sang anak, dan sudah bisa berkomunikasi saat menginjak sekolah dasar (SD). 

"Jadi gue terapi dan improve. Dari situ dia (suaminya) mulai kerjasama sama gue membiayai terapi," jelasnya. 

Bahkan, Dian Sastro dan suaminya juga mengikuti kelas terapi khusus. Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan.

"Dan akhirnya kita juga terapi. Kita mengubah cara kita berkomunikasi sama anaknya dengan cara yang lebih sehat. Sampai akhirnya pas masuk SD dia dinyatakan nggak perlu terapi lagi," ungkap Dian Sastro.

"Jadi udah dianggap jalan aja kayak anak normal. Komunikasi oke, nangkep pelajaran oke. Dulu kalau dipanggil nggak nengok, gue merasa aneh," tambah dia. 

Sebelumnya diketahui, anak Dian Sastro menunjukkan gejala autisme sejak umur enam bulan. Setelahnya, Dian Sastro mengambil tindakan buat membawa sang anak menjalani terapi khusus.

Beruntung kini, buah hatinya itu bisa tumbuh dan kembang dengan normal seperti anak pada umumnya.[]

Riandar Fata Hudaya

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu