News

Sempat Akui Kesulitan, Pemda DIY Akhirnya Perbolehkan Mudik Lokal di Kawasan Aglomerasi

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan aktivitas mudik lokal di kawasan aglomerasi.


Sempat Akui Kesulitan, Pemda DIY Akhirnya Perbolehkan Mudik Lokal di Kawasan Aglomerasi
Ilustrasi penyekatan arus mudik. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya memutuskan untuk memperbolehkan aktivitas mudik lokal di kawasan aglomerasi.

Keputusan akan hal tersebut tertera pada SE Gubernur DIY Nomor: 27/SE/V/2021 mengenai Ketentuan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah di Wilayah Aglomerasi Yogyakarta Raya Dalam Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19.

"Bagi aglomerasi Yogyakarta Raya dimungkinkan melaksanakan perjalanan antar kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta," tulis poin pertama pada SE tersebut.

Poin berikutnya menyatakan bahwa kegiatan silaturahmi sama sekali tidak dilarang jika mengantongi surat keterangan bebas COVID-19.

"Dalam melaksanakan silaturahmi Hari Raya Idul Fitri setiap warga harus melakukan terlebih dahulu rapid test PCR/antigen/GeNose dan dalam pelaksanaan silaturahmi tetap menjaga protokol kesehatan (melaksanakan 5M)," bunyi poin itu.

Poin berikutnya menyebutkan jika masyarakat dalam rangka silaturahmi Hari Raya Idul Fitri tidak diperkenankan bermalam di kediaman saudara atau kerabat.

"Optimalisasi pelaksanaan fungsi Posko COVID-19 Kalurahan/Kelurahan untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang hendak melaksanakan kegiatan silaturahmi Hari Raya Idul Fitri," tulis poin keempat atau terakhir.

SE Gubernur DIY ini sendiri merupakan tindak lanjut SE Kepala Satgas COVID-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Sebagaimana telah diubah dengan Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021.

"Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 8 Mei 2021 sampai dengan tanggal 24 Mei 2021, dan akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan situasi terakhir di lapangan," tutup SE itu.

Pemda DIY sebelumnya mengakui pengawasan dan pengamanan mudik lokal di wilayah aglomerasi bukan perkara mudah. Dikarenakan kabupaten/kota di kawasan Yogyakarta Raya saling menyangga satu sama lain.

Selain itu banyak akses penghubung antar kabupaten/kota di DIY. Jalan-jalan alternatif bisa dimanfaatkan untuk berpindah dari satu kabupaten ke kabupaten lain jika titik perbatasan ditutup.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co