Olahraga

Semakin dekat Pensiun, Pacquiao Fokus di Dunia Politik?

Pacquiao membagikan video yang mengisyaratkan bahwa waktunya di dunia tinju sudah habis.


Semakin dekat Pensiun, Pacquiao Fokus di Dunia Politik?
Petinju 42 tahun asal Filipina, Manny Pacquiao (GETTY)

AKURAT.CO, Mantan juara dunia tinju delapan divisi, Manny Pacquiao membagikan sebuah video di laman Instagram pribadinya ucapan terima kasih kepada para pengemar setianya, dan mengisyaratkan bahwa waktu baginya untuk pensiun segera tiba.

Petinju asal Filipina itu menelan kekalahan kedelapan sepanjang kariernya atas Yordenis Ugas lewat keputusan mutlak pada pertarungan yang berlangsung di T-Mobile Arena, Sabtu (21/8) lalu.

“Satu hal, ini mungkin mengakhiri karier tinju saya, tetapi ini adalah pernyataan saya kepada semua penggemar tinju, orang-orang di seluruh dunia. Kami menghibur orang-orang di atas ring,” kata petinju berjuluk Pac Man itu dalam video yang diposting di akun Instagram @mannypacquiao.

“Terima kasih kepada Anda semua - pers, media, penggemar, promotor karena selalu memberi kami kesempatan. Saya sangat menghargai apa yang telah Anda lakukan. Terima kasih untuk kalian semua, terima kasih tinju.”

Seusai pertandingan Pacquiao pernah mengungkapkan bahwa kakinya kram sepanjang pertarungan melawan Ugas, membuatnya kehilangan mobilitas yang selalu membuat kekuatannya begitu berbahaya.

Juara dunia delapan divisi itu juga mengakui fakta bahwa dia memang pantas kalah dari Ugas, seorang lawan berbakat yang mungkin tidak akan menjadi masalah besar bagi Pacquiao di masa-masa kejayaannya.

“Tinju adalah gairah saya. Itulah mengapa saya masih berjuang di sini pada usia 42 tahun. Saya menikmatinya, tetapi terkadang Anda harus memikirkan respons tubuh Anda, pikiran dan hati saya, 100 persen, tapi kaki saya kram,” kata pacquiao dikutip laman Apnews.

“Saya telah melakukan banyak hal untuk tinju, dan tinju telah melakukan banyak hal untuk saya. Saya berharap untuk menghabiskan banyak waktu memikirkan masa depan saya di tinju.”

Pertarungan Senator Filipina berikutnya mungkin bukan di ring tinju, melainkan di ring politik. Dia secara luas diperkirakan akan memasuki pertarungan pemilihan Presiden Filipina.

“Dalam hati saya, saya ingin terus bertarung. Tapi masalahnya, saya juga harus mempertimbangkan tubuh saya,” jelas petinju 42 tahun tersebut.

“Saya telah melewati banyak hal. Terutama di negara saya, ada banyak hal yang harus saya selesaikan untuk membantu orang. Saya ingin menjadi inspirasi bagi orang-orang Filipina di dalam dan di luar ring.”

Banyak atlet yang telah berjuang mati-matian untuk menemukan cara yang berharga untuk mengisi waktu mereka setelah pensiun. Tapi itu tampaknya tidak akan menjadi masalah bagi Pacquiao.

Jika Pacquiao pensiun, ia meninggalkan tinju sebagai salah satu petinju terbaik dari generasinya. Seiring dengan rangkaian sabuk juara yang menakjubkan dan mobilitasnya yang luar biasa di seluruh kelas olahraga.[]